Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Narkoba
Terdakwa Robert Siburian Anggota DPRD Kukar Mengaku Nyabu di Karoke
2017-02-01 07:15:42

Tampak saat sidang pengadilan dengan terdakwa Robert Siburian dan Agustinus Karo Karo pada, Senin (30/1) di PN Samarinda.(Foto: BH /gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Terdakwa Robert Siburian (49) anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dan terdakwa Agustinus Karo Karo (46) yang merupakan seorang residivis kasus illegal logging tahun 2013 dalam sidang di PN Samarinda yang dipimpin ketua majelis hakim Parmatoni, SH dengan agenda pemeriksaan keterangan terdakwa, dihadapan JPU Agus Supriyanto, SH dari Kejaksaan Negeri Samarinda, keduanya terdakwa mengaku nyabu di Karoke sebelum ditangkap Polisi.

Ketika di tanya oleh JPU Agus, terdakwa Robert dan terdakwa Agustinus mengaku, sebelum ditangkap Polisi keduanya melakukan pesta Sabu di salah satu Karoke di Jalan Nahkoda Samarinda. Keduanya juga mengaku pada, Senin (19/9/2016) bahwa, sabu tersebut dibeli di Jalan Merak dan pesta sabu di karoke tersebut yang akhirnya di tangkap Polisi.

"Setelah pulang kerja tidak pulang kerumah kami langsung ke Samarinda dan ke karoke di jalan Nahkoda, sabu tersebut di beli Agustinus di Jalan Merak Samarinda, dan kami nyabu di karoke. Setelah 5 menit nyabu, kami di tangkap polisi," ujar Robert kepada JPU Agus.

Hal yang sama diakui Agustinus Karo Karo, sebelumnya pegakuan berberlit-belit kepada majelis hakim yang akhirnya mengaku bahwa, barang haram jenis sabu tersebut di beli di jalan merak atas perintah Robert dan alat hisap bong tersebut di bawa dari rumah.

"Barang sabu tersebut sebanyak 2 gram saya beli di jalan Merak dan kami nyabu di koroke, bong tersebut saya bawa dari rumah," ujar Agustinus kepada majelis hakim.

Sidang pada, Senin (30/1) yang tampak dipenuhi oleh anak, istri serta kerabat kedua terdakwa tersebut mendapat 'semprotan' tajam dari ketua majelis hakim. Sebagai anggota DPRD Kukar dan tokoh masyarakat seharusnya memberikan contoh yang baik bukan nya nyabu seperti ini, malu dong terhadap anak istri kamu, tegas Parmatini, ketua majelis hakim.

Untuk diketahu bahwa, kedua terdakwa ditangkap jajaran Reserse Narkoba (Reskoba) Polresta Samarinda pada, Senin (19/9/16) lalu di Room salah satu Koroke di Jalan nahkoda Samarinda. Di TKP Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 1,90 gram lengkap dengan alat isap sabu atau boong.

Kepada terdakwa dan juga majelis hakim, Jaksa Agus memperlihatkan barang bukti yang berhasil diamankan Polisi; 1 buah kotak rokok gudang garam surya 16, 1 lembar plastik bekas pembungkus sabu, satu buah pipet kaca, 1 lembar amplop warna putih, 1 buah tas selempang warna cokelat, dan satu buah ponsel BlackBerry warna putih.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Narkoba
 
Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
5 Oknum Anggota Polri Ditangkap di Depok, Diduga Konsumsi Sabu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]