Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Narkoba
Terbukti Nyabu, Okmum Lurah di Samarinda Divonis 5,5 Tahun Penjara
2019-09-04 09:20:35

Terdakwa Masjidi saat mendengarkan vonis oleh majelis hakim.(Foto: BH /gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Terdakwa M Sapriadi Lurah Sinpang Pasir di Samarinda dan Mesjidi sebagai PNS yang bertugas di Humas dan Protokoler Pemkot Samarinda, yang digiring Jaksa Penuntut Unum Muh Mae dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kaltim) pada sidang pembacaan putusan pada Selasa (3/9) Majelis Hakim memvonis kedua terdakwa selama 5 tahun 6 bulan penjara.

Kedua terdakwa oleh hakim selain menjatuhkan vonis 5 tahun 6 bulan penjara, Hakim juga memvonis dengan denda Rp 800 juta subsider 4 bulan penjara kurungan.

Pembacaan putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim PN Samarinda Agung Sulistiyono dalam amar putusannya mengatakan, kedua terdakwa dinyatakan bersalah terbukti melanggar Pasal 112 KUHP ayat (1) Undang Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, ujar ketua Majelis Hakim dalam putusannya.

Vonis 5,5 tahun penjara terhadap kedua terdakwa lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum pada sidang 2 pekan sebelumnya. Masing-masing terdakwa M Sapriadi dan terdakwa Masjidi dengan tuntutan selama 7 tahun penjara, denda Rp 800 juta Subsider 6 bulan kurungan.

Setelah membacakan putusan baik terhadap terdakwa M Sapriadi (40) Lurah Simpang Pasir dan terdak Masjidi (45) dalam sidang terpisah, Ketua majelis hakim mengatakan, "setelah mendengarkan putusan selama 5 tahun 6 bulan penjara, mempunyai hak menerima putusan, banding atau pikir-pikir," ujar majelis hakim kepada terdakwa M Sapriadi dan terdakwa Masjedi.

Mendengar pertanyaan majelis hakim terdakwa M Sapruadi dan Masjidi kepada majelis hakim mengatakan, "pikir-pikir yang mulia". Sementara hal yang sama juga oleh JPU mengatakan pikir-pikir.

Untuk diketahui bahwa, ke 2 terdakwa oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Samarinda, ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Kalimantan Timur (Kaltim). Keduanya kedapatan sedang nyabu pada, Kamis (21/3) lalu sekitar pukul 17.30 Wita, di Jalan dr. Sutomo Gg 1 RT. 29 kelurahan Didodadi kecamatan Samarinda Ulu.

Saat petugas masuk ke rumah kayu Ketua RT. 29 yang didiami Mesjidi, keduanya tampak diduga sedang menggunakan narkotika jenis sabu.

Dihadapan keduanya, tim BNNP mendapati alat hisap, lengkap dengan satu poket sabu. Tanpa basa basi lagi, petugas langsung melakukan penggeledahan ke seluruh ruangan, lalu mengamankan kedua pelaku Sapriadi dan Mesjidi.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Narkoba
 
• Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
 
• Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
• BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
• 2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
• Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]