Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Android
Tentara AS Akan Gunakan Android
Sunday 05 May 2013 11:48:24

Tentara AS Gunakan Android.(Foto: Ist)
AS, Berita HUKUM - Telepon Samsung yang menjalankan versi aman Android disetujui untuk digunakan Departemen Pertahanan AS.

Persetujuan ini akan menjadi awal dari sebuah proses dimana beragam tipe telepon seluler akan digunakan tentara AS.

Persetujuan untuk perangkat Android lainnya termasuk telepon Apple dan tablet lainnya diperkirakan akan berlangsung Mei nanti.

Persetujuan penggunaan telepon Samsung merupakan strategi awal yang akan membuat para tentara menggunakan beragam tipe perangkat, baik telepon pintar dan tablet saat mereka bertugas, demikian pernyataan juru bicara Dephan AS Letkol Damien Pickart.

Dengan persetujuan ini berarti para tentara bisa menggunakan perangkat sesuai dengan kebutuhan mereka.
Dephan AS memiliki sekitar 600.000 pengguna telepon pintar, kata Pickart, sekitar 470.000 diantaranya menggunakan Blackberry.

Sisanya terbagi antara yang menggunakan Google Android dan Apple dalam serangkaian percobaan untuk menilai apakah perangkat tersebut bisa digunakan secara aman.

Sistem keamanan

Menurut satu laporan di Radio Berita Federal, persetujuan menggunakan perangkat telepon lain adalah bagian dari rencana Dephan AS untuk menggandakan penggunaan perangkat bergerak oleh tentara bersenjata pada tahun 2014.

Mereka akan membangun sebuah sistem keamanan bagi semua perangkat tersebut dan terhubung dengan toko aplikasi. Tawaran komersial untuk melengkapi perangkat ini juga tengah dikaji.

Sebelum persetujuan ini, Blackberry merupakan telepon genggam yang mendominasi di lingkungan militer AS karena sebelumnya perangkat itu satu-satunya yang bisa memenuhi keamanan ketat yang menjadi persyaratan Dephan.

Telepon Samsung merupakan salah satu dari yang mendapatkan persetujuan kali ini, karena berhasil bekerja keras untuk menciptakan versi aman sistem operasi Android yang diberi nama Knox.

Perangkat lain yang menjalankan sistem operasi iOS 6 Apple termasuk telepon Android lainnya saat ini tengah menjalani ujian dari Badan Sistem Informasi Keamanan, dan diperkirakan akan mendapat persetujuan pada akhir bulan ini.

Di saat Samsung memenangkan persetujuan, telepon pintar Blackberry 10 dan tablet Playbook juga dinyatakan aman digunakan dalam jaringan militer AS.(bbc/bhc/opn)


 
Berita Terkait Android
 
Selamat Datang Android Oreo, Sistem Operasi Android Paling Mutakhir
 
Layanan Android Pay akan Tersedia di 5 Negara Lagi
 
Ini 5 Aplikasi yang Wajib Dihapus dari Android
 
Android Terbaru N Akhirnya Mendapatkan Nama: Nougat
 
Nexus Akan Disingkirkan Google, Android Silver Dirilis Juni 2014
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]