Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Partai Golkar
Tembak Kader Golkar, Polisi Tahan Polisi
Tuesday 18 Oct 2011 18:57:38

Ilustrasi (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Misteri penembakan Wakil Ketua DPC Partai Golkar Sumenep Muhammad Ridwan, menemukan titik terang. Hasil pemeriksaan Puslabfor Polda Jawa Timur akhirnya menemukan bukti bahwa kematian itu akibat peluru yang berasal dari senjata api milik seorang anggota Resmob Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, Bripka Irwantono.

Atas temuan bukti tersebut, Ditpropam Polda Jatim langsung melakukan penahanan terhadap Bripka Irwantono untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. “Anggota yang bersangkutan sudah menjalani pemeriksaan dan penahanan. Dia akan diproses, karena kelalaian yang mengakibat meninggalnya seseorang,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (18/10).

Menurutnya, kepastian Bripka Nirwanto sebagai pelaku penembakkan, didasari pemeriksaan serta uji laboratorium terhadap anak peluru yang ditemukan di tubuh korban. Puslabfor Polda Jawa Timur memastikan anak peluru tersebut cocok dengan senjata api yang digunakan Nirwanto. Nirwanto pun mengakui perbuatannya. “Ini kelalaian yang telah diakui anggota bersangkutan,” ungkap dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ridwan ditemukan tewas tidak jauh dari Taman Bunga, Jalan Trunojoyo, Sumenep, dua pekan lalu. Ia diduga korban peluru nyasar yang berasal dari tembakan petugas polisi yang saat mengejar pelaku pencurian motor. Dalam peristiwa itu, seorang pelaku curanmor juga tewas akibat tembakan petugas. Satu rekannya berhasil melarikan diri.(dbs/bie)


 
Berita Terkait Partai Golkar
 
Ditanya soal 'Raja Jawa' yang Disinggung Bahlil, Begini Respons Sri Sultan HB X
 
Munas XI Partai Golkar Digugat ke PN Jakarta Barat,Begini Nasib Bahlil Sebagai Ketum Baru?
 
Buka Fun Football Pekan Olahraga KAHMI, Bamsoet Tegaskan Capres Golkar Airlangga Hartarto
 
Henry Indraguna Masuk Daftar Dewan Pakar Partai Golkar Masa Bakti 2019-2024
 
Henry Indraguna Kini Menjadi Tenaga Ahli Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]