Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
TELKOM
Telkom Telah Asuransikan Satelit Yang Hilang
Friday 10 Aug 2012 18:25:11

Satelit Telkom-3 (Foto: ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - PT Telekomunikasi Indonesia mengklaim telah mengasuransikan satelit Telkom-3 yang hilang, maka tidak ada dampak keuangan yang signifikan.

"Secara akuntansi, kami telah melakukan pencatatan pada biaya dibayar dimuka dan seandainya terjadi sesuatu akan dihapuskan dengan penerimaan dari klaim asuransi," kata VP Investor Relations Telkom Agus Murdiyatno di Jakarta.

Agus juga mengatakan, hilangnya satelit ini tidak memiliki dampak terhadap operasional dan layanan perusahaan. Telkom saat ini sudah mengoperasikan satelit Telkom -1, dan Telkom-2. "Selain itu, kami menggunakan transponder dari beberapa operator satelit lain untuk mendukung operasional perusahaan," ujarnya.

Satelit Telkom-3 yang diluncurkan dari Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan pada hari Senin waktu setempat mengalami kekegagalan dan menghilang, peluncuran roket tersebut menggunakan roket Proton-M milik pemerintah Rusia.

Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengatakan Telkom-3, satelit milik Telkom yang hilang saat peluncuran, sudah diasuransikan sebelum kegiatan tersebut dilaksanakan.

Menurut Dahlan, seharusnya kegagalan peluncuran satelit ini sudah ada risiko yang bisa dihitung, sehingga akan diketahui siapa yang rugi dan siapa yang diuntungkan. "Jelas yang rugi perusahaan satelitnya, kalau Telkom belum tentu," katanya.

Roket Proton-M milik Rusia tersebut membawa dua satelit telekomunikasi yaitu Telkom-3 dan Ekspress-MD2, keduanya dikabarkan hilang setelah terjadi kegagalan pada tahap Briz-M.(rm/ipb/bhc/opn)


 
Berita Terkait TELKOM
 
• JARAK: Proyek Server Infrastructure Supply Seret Eks Direktur Enterprise dan Business Service Telkom
 
• Digi Summit 2016, Telkom Group Kian Fokus Garap Bisnis Digital Indonesia
 
• Polisi Amankan 9 Pelaku Pembobol Bandwidth Telkom
 
• Layanan Buruk, Pelanggan Indihome PT Telkom Kecewa Berat
 
• Kerja Sama Telkom dan Singtel Langgar UU
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]