Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Bahasa
Teknik Membaca Tingkatkan Kualitas Berbahasa Inggris
Monday 05 Mar 2012 04:09:25

Diskusi Bahasa Inggris (Foto : Ist)
Jakarta. (BeritaHUKUM.com) Lancar berbahasa Inggris tidaklah sulit. Selain tekun berlatih, sikap percaya diri ikut menopang sosialisasi yang berguna melancarkan bahasa dari negeri sang ratu Elisabeth itu. Hanya saja para guru dituntut fokus dan kreatif. Terlebih mengikuti materi pelajaran yang sedang berlaku. Menurut praktisi English Language Teaching, Jeremy Harmer, kreatif melalui penguasaan teknik membaca mampu meningkatkan kemampuan para pengajar. Di antara tehnik membaca yang harus dikuasai para guru, yaitu tehnik membaca keras, dengan ekspressi dan tanpa paksaan.

“ Ilmu pengetahuan harus terus diperbaharui. Khususnya bahasa, termasuk bahasa inggris. Adanya sejumlah tantangan yang mulai timbul kini harus disikapi kreatif, yaitu dengan teknik membaca,” ungkap Jeremy Harmer dalam seminar Engaging Reading Activities for the 21st Century Learners’, yang diadakan LBPP LIA, Kamis (1/3), di Jakarta. Seminar yang diperuntukkan bagi para guru bahasa Inggris SMP dan SMA se-Jabodetabek ini, dibuka Prof. Dr. Conny Semiawan, Ketua Pengurus Yayasan LIA.

Melalui seminar itu, Harmer meminta guru-guru bahasa Inggris di Indonesia lebih fokus pada tipe belajar para siswa dan kreatif dengan materi pelajaran yang ada. Jeremy Harmer sudah tidak asing lagi bagi praktisi English Language Teaching. Ia seorang guru, penulis berpengalaman dan pengarang buku Practice of English Language Teaching, How to teach English and How to teach writing, dan banyak lagi, yang sering menyelenggarakan pelatihan melalui forum ELT di berbagai negara.

Agar Efektif Berkualitas.
Menyikapi tantangan dan peluang, pusat pembelajaran bahasa inggris LIA selalu memposisikan diri sebagai partner dan selalu memenuhi kualitas sesuai tuntutan yang terus berkembang. “Adanya ajang seminar ini bagi kami sangat berguna untuk meluaskan mitra kami ditingkat pengajar dan menambah ilmu yang kini sesuai dengan tuntutan yang berlaku. Karenanya LIA akan selalu meningkatkan kemampuan pengajaran ketrampilan membaca siswa dari guru-guru mata pelajaran Bahasa Inggris di SMP dan SMA agar dapat menyusun rencana kegiatan belajar mengajar secara lebih efektif dan efisien.

Kami juga menyediakan forum bagi guru-guru untuk bertukar pengalaman dan pemikiran. LIA tidak pernah berhenti berproses dalam memperbaharui metode dan praktek pengajarannya. Dengan begitu banyaknya tantangan dalam hal pendidikan bahasa Inggris saat ini, LIA telah memposisikan dirinya sebagai partner yang akan selalu membantu siswa ajar untuk menjadi yang terbaik,” papar Conny

Mengenai mau atau tidaknya menguasai berbahasa Inggris memang kembali ditangan masyarakat. Hanya saja patut diingat, dengan membiasakan diri meningkatkan kemampuan, khususnya pada penguasaan bahasa asing tentu adaptasi akan semakin mudah dijalankan. (boy)


 
Berita Terkait Bahasa
 
Bahasa Mongolia Diganti Bahasa Mandarin di Sekolah, Etnik Mongolia di China Hawatir 'Kehilangan Bahasa Ibu'
 
Pembangunan Monumen Bahasa Mangkrak, Mustofa Widjaja Desak Pemerintah Segera Selesaikan
 
Datangi Kampung Inggris, Zulkifli Hasan Optimis Tenaga Kerja Indonesia Bisa Unggul dari Asing
 
Temu Sastra Indonesia-Malaysia ke-3 Digelar di Bandung
 
Tan Sri Dr Rais Yatim: Perjuangkan Bahasa Indonesia Raih Pengakuan Internasional
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]