Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Budaya
Tari Gunung Perak Bulat Apai Lawai di Pekan Budaya Dayak 2013
Saturday 27 Apr 2013 16:19:22

Pentas Tari Gunung Perak Bulat Apai Lawai, Sabtu (27/4).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Majelis Adat Dayak Nasional dari tanggal (27/4) hingga tanggal (30/4) di Gelora Bung Karno Jakarta Pusat, selain menyalenggarakan acara tarian, juga membuka pameran stand produk dan hasil kerajinan tangan dari suku Dayak di Kalimantan.

Salah satu tarian yang banyak mendapat apresiasi penonton ialah tari Gunung Perak Bulat Apai Lawai dari Barito Selatan.

Tarian ini dikaitkan dengan ritual mistis dan penari melipat badan dan meniduri duri, serta memijak tikar duri daun salak. Para penari juga berguling-guling di atas duri sebagai simbol kerasnya kehidupan.

Tarian ini dibawakan oleh penari-penari dari Sangar Rano Mereh yang artinya air mengalir. Sanggar tari yang dipimpin oleh Khutus ini sudah sampai ke benua Eropa, Bercelona, dan Spanyol.

Sebelum menari pawang, Rustam Aji atau yang akrab dipanggil Khutus sendiri menyiapkan dupa, berupa lilin yang diletakkan di pentas sebanyak 6 lilin. Tari ini sudah menjuarai tari Nasional sebanyak 4 kali sejak tahun 2007 terakhir pada tahun 2010.

Khutus mengungkapkan bahwa, "tidak bisa sembarang membawa tari ini, karena ada ritual khusus di dalam tari ini, dan orang Dayak itu suka menyimbolkan satu pesan melalui tarian, ukiran, tulisan, segala simbol, baik dalam suka cita maupun duka," ujarnya kepada pewarta BeritaHUKUM.com, Sabtu (27/4).(bhc/put)


 
Berita Terkait Budaya
 
• Kenduri dan Kirab Agung Nusantara Jelang HUT RI Ke 77, Boki Ratu Nita: Budaya Menjadi Induk Segala Produk Hukum
 
• Nadiem Makarim Harus Belajar Kembali Tentang Kebudayaan
 
• Yang Diharapkan Dari Platform Indonesiana
 
• MUI Dukung Penuh Tradisi Merlawu untuk Dakwah Islam
 
• Revitalisasi TIM, Anies Berharap dapat Membentuk Ekosistem Kebudayaan Berkelas Dunia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]