Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilgub DKI
Tambahan Anggaran PemiluKada DKI Jakarta Putaran Kedua Rp21 Miliar
Saturday 18 Aug 2012 15:21:31

Ilustrasi Tambahan Anggaran Dana pilgub DKI (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dana Pemilukada putaran pertama di DKI Jakarta, saat ini, masih diaudit. Meski demikian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta telah menyatakan tambahan anggaran untuk Pemilukada putaran kedua sejumlah Rp21 miliar.

"Dana dari putaran pertama sebenarnya memang masih sisa. Saat ini masih diaudit, jadi sisanya berapa kami juga masih belum tahu", kata Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Sosialisasi Kampanye KPU Provinsi DKI Jakarta, Sumarno di kantornya.

Menurut Sumarno, untuk putaran pertama, KPU DKI Jakarta mempunyai anggaran sebesar Rp199 miliar dari Rp258 miliar alokasi dalam dana hibah APBD DKI Jakarta. Sementara untuk putaran kedua, disiapkan Rp59 miliar.

Namun, ternyata alokasi dana tersebut masih dinilai kurang. "Sosialisasi akan kami gencarkan lagi. Kalau dihitung, kami butuh anggaran total Rp80 miliar pada putaran kedua. Sebagian dari dana yang telah disiapkan, sisanya Rp21 miliar bisa dari sisa putaran pertama atau lewat pengajuan yang akan dilakukan", ujar Sumarno.

Dia menegaskan pada putaran kedua ini, pihaknya tidak hanya akan berhenti untuk melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah saja. Namun akan mencetak brosur untuk dibagikan ke tiap-tiap rumah bersamaan dengan membagikan undangan pemilih, demikian seperti yang dikutip info publik.org pada jum'at (17/8).(ipb/bhc/opn)


 
Berita Terkait Pilgub DKI
 
• Pengumuman Rekepitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilgub DKI Jakarta Putaran - 2
 
• Rekapitulasi Pemilukada DKI Jakarta Sudah di Tingkat Kecamatan
 
• Foke Kalah, PAN Bantah Mesin Parpol Tak Bekerja
 
• Suara Foke Unggul di Kelurahan Kramat
 
• Meskipun Tak Dijaga Aparat Kepolisian, Pemilihan di TPS 026 Berjalan Lancar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]