Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Brasil
Tak Digaji, Para Pekerja PNS Brasil Bentrok dengan Pasukan Anti Huru hara
2016-12-08 21:08:26

Para pengunjuk rasa memasang penghalang jalan di depan gedung parlemen Rio.(Foto: Istimewa)
BRASIL. Berita HUKUM - Pasukan anti huru hara Brasil bentrok dengan para pekerja yang belum dibayar akibat krisis anggaran di negara bagian Rio.

Sebagian pengunjuk rasa adalah para pegawai negeri yang gajinya belum dibayar sejak berbulan-bulan.

Polisi menggunakan gas air mata dan sempat menembakkan peluru karet terhadap pengunjuk rasa.

Bentrokan terjadi ketika para legislator membahas pemangkasan anggaran besar-besaran untuk mengatasi defisit parah pada anggaran negara bagian Rio.

Ratusan pegawai negeri berkumpul di luar gedung parlemen setempat untuk memprotes langkah-langkah itu.



Polisi menembakkan peluru karet dari jendela sebuah gereja.Image copyrightEPA
Image captionPolisi menembakkan peluru karet dari jendela sebuah gereja.


Para pengunjuk rasa membongkar pagar pembatas konstruksi, untuk dijadikan penghalang jalan di gedung parlemen negara bagian.Image copyrightAP
Image captionPara pengunjuk rasa membongkar pagar pembatas konstruksi, untuk dijadikan penghalang jalan di gedung parlemen negara bagian.


Sejumlah pengunjuk rasa terluka dalam bentrokan dengan polisi.Image copyrightGETTY IMAGES
Image captionSejumlah pengunjuk rasa terluka dalam bentrokan dengan polisi.


Polisi memasuki sebuah gereja dan menembakkan peluru karet dari sebuah jendelanya. Dioses Gereja Katolik Rio memprotes yang mereka sebut sebagai 'invasi' itu dan menegaskan akan menyelidikinya.

Sejumlah orang, dari kalangan demonstran dan polisi, terluka.

'Mempertahankan kemewahan'

Dalam sebuah orasinya, juru bicara Serikat Pekerja Minyak Rio, Ronaldo Moreno, mengatakan bahwa rakyat marah pada mereka yang berada di kekuasaan.

"Sebagaimana Anda lihat di sini, di Brasil para pencuri datang dan pergi di pemerintahan pusat, di pemerintahan daerah, di kongres," katanya kepada Associated Press.

"Rakyat tak tahan lagi. Apa yang terjadi sekarang adalah perlawanan dari para pegawai negeri, yang sebenarnya merupakan perlawanan dari semua orang. Perlawanan terhadap korupsi, terhadap para penjahat, para politikus ini yang berada di legislatif, yang hanya mau bersuara melawan rakyat. Mereka tak mau kehilangan kemewahan mereka."



Para pengunjuk rasa memprotes rencana pemangkasan anggaran.Image copyrightREUTERS
Image captionPara pengunjuk rasa memprotes rencana pemangkasan anggaran.


Para pengunjuk rasa melempari polisi dengan batu.Image copyrightAP
Image captionPara pengunjuk rasa melempari polisi dengan batu.


dan polisi membalas dengan tembakan gas air mata.Image copyrightGETTY IMAGES
Image caption... dan polisi membalas dengan tembakan gas air mata.


Sejumlah unjuk rasa berlangsung di luar gedung parlemen selama beberapa hari ini untuk memprotes pemangkasan anggaran. Namun aksi hari Selasa sejauh ini merupakan yang paling diwarnai kekerasan.

Bulan lalu pemerintah pusat membekukan akun-akun bank Rio, memerintahkan negara bagian itu untuk membayar utang-utang mereka yang nilainya berjuta-juta dolar.

Negara bagian Rio menyatakan diri bangkrut menjelang Olympiade Rio, dan mengatakan tak akan sanggup membiayai langkah pengamanan Olimpiade dan tak akan bisa menuntaskan proyek kereta bawah tanah Metro.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Brasil
 
Bendungan di Brasil Jebol, 'Harapan Tipis' Temukan Ratusan Korban Hilang
 
"Sedikitnya 26 Tewas' dalam Kerusuhan di Penjara Brasil
 
Kerusuhan Penjara Brasil Tewaskan 56 Orang, Polisi Kejar Puluhan Napi
 
Tak Digaji, Para Pekerja PNS Brasil Bentrok dengan Pasukan Anti Huru hara
 
Bentrok Dua Geng di Penjara Brasil, 25 Tewas
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]