Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Presiden SBY
Tahun Depan Saya Tidak Jadi Capres, Siapa Tahu Ada Lowongan Jadi Pemred
Sunday 16 Jun 2013 14:33:37

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).(Foto: Ist)
BALI, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II menghadiri pertemuan puncak Pemimpin Redaksi se-Indonesia yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, Jumat (14/6).

Presiden yang didaulat sebagai keynote speaker mengawali pidato dengan candaan ringan mengenai pesan tetangga yang disampaikan kepadanya sebelum menghadiri acara Forum Pemred itu.

"Pak Wahyu (Wahyu Muryadi Ketua Umum Forum Pemred red), sebelum berangkat ke Bali, ada pesan dari tetangga saya. Saya tanya kenapa, dijawab, baik-baiklah kepada para Pemred," kata Presiden SBY memberi teka-teki kepada sekitar 300 Pemred se Indonesia yang hadir di acara tersebut.

Presiden SBY mengemukakan, pesan pesan tetangga itu terkait dengan status baru yang akan disandangnya pada tahun depan, yaitu sebagai mantan Presiden RI. Maklum, pada Pilpres 2014 mendatang, SBY tidak akan lagi maju sebagai capres, sebab berdasarkan UU, dia hanya boleh menjabat dalam dua periode berturut-turut.

"Tetangga saya berkata, tahun depan Pak SBY akan habis masa jabatan. Siapa tahu ada lowongan. Pasti seru kalau Pak SBY jadi pemimpin redaksi," kata Presiden SBY seraya disambut tepuk tangan dan derai tawa para pemred yang datang dari 33 provinsi di acara tersebut.

"Silakan tepuk tangan. Tepuk tangan tidak dilarang, sebab tahun depan, saya tidak akan jadi capres," lanjut SBY, yang kembali disambut tepuk tangan meriah.

Turut hadir dalam kesempatan itu antara lain Menkominfo Tifatul Sembiring, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam, Menteri ESDM Jero Wacik, dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono.(WID/AK/SA/Humas Setkab/ES/bhc/sya)


 
Berita Terkait Presiden SBY
 
• Presiden SBY Serahkan Dokumen 10 Tahun Pemerintahan ke Arsip Nasional
 
• Bertemu 20 Netizen, Ibu Ani: Ini Sore Yang Menyenangkan
 
• Presiden SBY Terima Pimpinan DPR, DPD, dan MPR-RI
 
• Minggu Terakhir, Presiden SBY ‘Beberes’ Kantor
 
• 'Bapak Presiden dan Ibu Ani, Kami Selalu Merindukanmu…'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]