Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Laka Lantas
Tabrak 3 Mobil dan Rumah, Siswa SMP Dipukuli Warga
Tuesday 11 Jun 2013 21:43:59

Mobil Toyata Kijang bak terbuka berwana putih B 9088 QD saat menabrak tiga unit mobil dan satu unit rumah, di Jl Anggrek Nely Murni, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Bermaksud ingin cepat bisa mengendarai mobil, bocah Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas VIII berinisial Kho (13) yang mengemudikan mobil Toyata Kijang bak terbuka berwana putih B 9088 QD justru malah menabrak tiga unit mobil yaitu Xenia putih B 1448 TZQ yang rusak pada bagian bumper, kemudian sedan Picanto B 1066 BOK dan taksi, serta satu unit rumah juga jadi sasarannya di Jl Anggrek Nely Murni, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, sekitar pukul 15.30.

Naasnya, warga yang terlanjur emosi justru menjadikan bocah itu sebagai bulan-bulanan hingga wajahnya mengalami babak belur. “Saya memang belum lancar menyetir mobil, tapi saya nekat sekalian agar cepat lancar ingin ke rumah teman di daerah dekat Tol Kemanggisan. Tapi saat melintas di Jalan Anggrek Nely Murni saya panik karena ada mobil yang melintas di samping mobil saya, hingga setirnya belok sendiri dan menabrak mobil serta rumah,” ujar Kho yang ditemui di Polsek Palmerah, Selasa (11/6).

Ia menuturkan, saat kejadian ia pertama kali menabrak taksi. Namun, di dekat Masjid At Taqwa terdapat dua mobil lagi yang menjadi korbannya. Padahal, mobil itu sedang parkir. Mobil yang dikemudikannya sendiri baru berhenti setelah menabrak bagian depan rumah warga.

Harsiman (40) saksi mata menuturkan setelah kejadian, Kho langsung melarikan diri. Saat itu juga warga langsung mengejar mengunakan motor dan berhasil menangkapnya tak jauh dari Masjid At Taqwa. Warga pun langsung menghujaninya dengan bogem mentah hingga ia mengalami memar pada wajah.

"Warga kesal karena setelah menabrak pelaku bukannya mengurus masalah, tapi malah kabur,” terang Harsiman, seperti yang dikutip dari beritajakarta.com, pada Selasa (11/6).

Kapolsek Palmerah, Kompol Slamet menuturkan, mengingat kasus tersebut merupakan kasus kecelakaan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polsek Palmerah.(mon/brj/bhc/rby)


 
Berita Terkait Laka Lantas
 
• Mobil Terbakar, Anak Gubernur Kaltara dan Kader PSI Tewas Terbakar
 
• Kronologi Laka Lantas Maut di Jalur Puncak Cipanas Tewaskan 11 Orang
 
• Sopir Angkot Ugal-Ugalan Tabrak Kameramen Televisi
 
• Tabrak Pembatas Jalan, Minibus Masuk Kolong Tol JORR W1
 
• Tabrak 3 Mobil dan Rumah, Siswa SMP Dipukuli Warga
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]