Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
TNI-Polri
TNI-Polri Jaga Ketat Kawasan Senayan Jelang Pembukaan KTT OKI
2016-03-06 23:02:23

Jelang Pembukaan KTT OKI, Pengamanan di sejumlah tempat pun diperketat menjelang pembukaan KTT Luar Biasa OKI ke-5 tahun 2016.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa OKI (Organisasi Kerjasama Islam) ke-5 tahun 2016 resmi dimulai pada hari ini, Minggu (6/3) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan.

Pengamanan di sejumlah tempat pun diperketat menjelang pembukaan KTT Luar Biasa OKI ke-5 tahun 2016,terlihat aparat keamanan berjaga hampir di setiap sudut, termasuk di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

Komandan Satgas Penerangan (Dansatgaspen) KTT OKI ke-5 tahun 2016 Kolonel Czi Berlin G. S.Sos., M.M.menegaskan, aparat yang dikerahkan untuk menjaga keamanan adalah TNI dan Polisi termasuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) juga diturunkan untuk menjaga keamanan KTT OKI.

"Penjagaan ketat sudah dimulai sejak masuk pintu GBK. Terlihat aparat gabungan dari TNI dan Polisi bersenjata lengkap berjaga dari titik tersebut, bahkan ada pula yang berkeliling," kata Dansatgaspen.

Dansatgaspen Kolonel Czi Berlin juga mengatakan bahwa, jika ada indikasi yang mengarah ancaman, setiapKomandan Komplek Penginapan VVIP diminta cepat tanggap dan segera berkoordinasi dengan Paspampres. Sementara itu, untuk Satuan Tugas Pengamanan Wilayah (Satgas Pamwil) I di bawah koordinasi Kodam Jaya telah menyiapkan 3.600 personel untuk kesuksesan acara ini.

Lebih lanjut Kolonel Czi Berlin menuturkan bahwa, dalam penyelenggaraan KTT Luar Biasa OKI ke-5 tahun 2016,TNI menyiapkan Panser dan Helikopter Super Puma serta Kendaraan Taktis lain. "Pengamanan melekat terhadap delegasi dilakukan oleh Pasmpampres. Selain itu, pemantauan keamanan wilayah dilakukan secara terus menerus melalui Satgas Koopspamwil (Komando Operasi Pengamanan Wilayah) di wilayahnya masing-masing," ujarnya.

"Selain melaksanakan Pengamanan di JCC Komplek, Pasukan Koopspam VVIP TNI dan Polri juga mengamankan tempat delegasi menginap," pungkas Dansatgaspen.

Sementara itu, hari pertama Sidang KTT OKI Tingkat Menteri atau SOM (Senior Officials' Meeting) membahas agenda utama persoalan Palestina yang dipimpin langsung oleh Menlu RI Retno L.P Marsudi.(tni/bh/sya)


 
Berita Terkait TNI-Polri
 
13 Lokasi GaGe PPKM Level 2 Jakarta Tetap Belaku Bagi Kendaraan Plat Hitam TNI-Polri
 
HUT TNI ke-76, Kabid Propam Polda Metro: Sinergitas TNI-Polri Akan Selalu Mewarnai Perjalanan Bangsa
 
Kapolri Ingin Pos Penyekatan Kabupaten dan Kota di Bangka Belitung Dioptimalkan
 
TNI-Polri dan Pemprov DKI Jakarta: Malam Takbiran Dirumah Saja, Tidak Boleh Berkerumun
 
Polri dan TNI Gelar Rakor Awal Antisipasi Lonjakan Arus Balik Lebaran 2021
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]