Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
UMKM
Syarief Hasan: UMKM Perlu Mendapat Perlindungan dan Bantuan Di Masa Pandemi
2021-06-21 12:49:18

JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua MPR Dr. H. Sjarifuddin Hasan, SE, MM, MBA mengungkapkan bahwa UMKM adalah salah satu elemen bangsa yang paling merasakan dampak buruk akibat pandemi Covid-19. Banyak dari industri rakyat tersebut hanya bertahan hidup saja bahkan tidak sedikit yang gulung tikar. Jika hal ini dibiarkan maka kekuatan ekonomi rakyat semakin jauh terpuruk dan akan berdampak bagi perekonomian secara nasional.

Untuk itu, UMKM ini perlu mendapatkan perlindungan dan bantuan, bukan dari pemerintah saja tapi dari seluruh masyarakat Indonesia. Salah satu caranya dengan bekerjasama membuka kesempatan dan akses kepada mereka untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya kepada masyarakat luas.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan MPR dari Partai Demokrat yang biasa disapa Syarief Hasan ini, di sela-sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (17/6/2021). Hadir dalam kesempatan itu Bupati Cianjur Herman Suherman.

Mantan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini sangat mengapresiasi elemen bangsa yang mau peduli dengan kesulitan UMKM ini, salah satunya Hotel Gino Feruci Cianjur. Manajemen hotel tersebut membantu UMKM dengan memberikan tempat khusus untuk display produk-produk ekonomi kreatif rakyat Cianjur seperti kuliner khas dan kain batik.

"Sinergi itu menurut saya sangat baik dan saling menguntungkan. Jika ini dilakukan oleh hotel-hotel dan pelaku industri wisata lainnya, maka UMKM tidak hanya bertahan saja dalam menghadapi pandemi tapi juga mampu bangkit. Saya juga mendorong UMKM Cianjur dan daerah lainnya untuk tetap semangat berupaya keras menghasilkan produk bagus dengan sentuhan kedaerahan yang kental sehingga memiliki nilai jual tinggi," pungkasnya.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengungkapkan sangat menghargai toleransi yang tinggi kepada UMKM di masa sulit ini. "Harus diakui pandemi ini belum juga usai. Kita masih dibayangi kekhawatiran makin melebarnya penyebaran covid ini. Sinergitas antara pemerintah daerah, pelaku usaha baik kecil, menengah dan besar bersama-sama dalam menghadapi keadaan ini, mudah-mudahan akan semakin mempererat hubungan kekeluargaan di antara rakyat Cianjur," imbuhnya.

Mira dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) pembina ratusan UMKM seputar Cianjur mengatakan bahwa keberpihakan pelaku industri wisata seperti Gino Feruci sangat dibutuhkan sebab akan memacu gairah masyarakat desa untuk terus melestarikan kekayaan budaya daerahnya.

"Produk UMKM Cianjur sangat berkualitas seperti lampu gentur, keramik, radio kayu. Bahkan kerajinan wayang golek Ciranjang dan kerajinan keramik serta resin Warungkondang sudah dipasarkan sampai ke negara Malaysia dan Libanon. Ke depan kami butuh dukungan lebih besar terutama modal serta pemasaran," tandasnya.(MPR/bh/sya)




 
Berita Terkait UMKM
 
Ketua MPR RI Bamsoet: ARDIN Harus Dorong Peningkatan Digitalisasi Usaha
 
Kredit Pembiayaan UMKM OJK, Wakil Ketua MPR: Langkah Strategis dalam Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
 
Masih Ada 64 Juta UMKM Belum Tersentuh Program PEN
 
Syarief Hasan: UMKM Perlu Mendapat Perlindungan dan Bantuan Di Masa Pandemi
 
PPN akan Naik, Wakil Ketua MPR: Rakyat khususnya Pelaku UMKM Semakin Terjepit
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]