Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Duka Cita
Sutradara Chairul Umam Tutup Usia
Thursday 03 Oct 2013 23:49:39

Alm. Chairul Umam.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Innalillahi wa Inna ilaihi rojiuun, Indonesia kehilangan seorang Sutradara, Chairul Umam meninggal dunia di Ruang ICU Rumah Sakit Islam, Pondok Kopi, Jakarta Timur, sekitar pukul 15:18 WIB sore masuk waktu Ashar.

"Jadi pas masuk waktu Ashar, Papa sudah tidak ada," kata Aulia Akbar kepada BeritaHUKUM.com di rumah kediaman Almarhum Chaerul Umam, di Komplek Pengadilan, Duren Sawit G4, Jakarta Timur, Kamis (3/10).

Anak ketiga Chairul Umam ini terlihat tabah dan berterima kasih kepada ratusan orang, baik itu para tetangga, keluarga, media massa, aktor dan artis yang hingga berita ini diturunkan masih terus berdatangan.

"Papa sebelumnya memang sempat karena stroke. Daya tahan tubuh berkurang karena usia. Dua minggu dirawat di rumah sakit. Terima kasih kepada semua orang yang telah hadir membesuk," ujar Aulia bersedih.

Nunuk, istri Chaerul Umam nampak sabar menemani jenazah suaminya, sembari membaca ayat- ayat suci Al Quran. Demikian juga Putri Chaerul anak pertama dan Putra Chaerul anak kedua Chaerul Umam, terlihat bersabar dengan kepergian Papa mereka.

Chairul Umam menghembuskan nafas terakhir dalam usia 70 tahun, meninggalkan banyak karya sejak menjadi mulanya menjadi aktor teater dan puluhan judul film dan sinetron yang dia tangani.

Sutradara film maupun serial terbaik ini, memperkaya Festival Film Indonesia, seperti karyanya, Al Kautsar, Kejarlah Daku Kau Kutangkap, Ramadhan dan Ramona, memborong hampir seluruh Piala Citra, FFI 1992, FFI terakhir di era Orde Baru.

Didi Petet, satu diantara kawan karib Chairul Umam, mengungkapkan kesedihannya pada malam ini. "Bersedih dengan kepergian Chairul Umam, tiga bulan yang lalu kami masih sempat bergurau ya, saya tidak ada prasangka apa-apa," kata Didi.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Duka Cita
 
Muhammadiyah Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Kiai Muhammad Jazir
 
Haedar: Terima Kasih Kepada Semua Pihak yang Mencintai Buya Syafii Maarif dengan Segala Dukungan
 
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berduka, AKP Rumani Purba Meninggal Dunia
 
Salim Segaf Berduka atas Wafatnya Habib Saggaf Ketua Utama Perguruan Al-Khairaat
 
Jaksa Penuntut pada Kasus HRS Dipanggil Allah SWT Hari Ini
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]