Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Import Daging
Suswono: Elizabeth Salahkan Kementan
Thursday 14 Mar 2013 22:19:01

Mentan Suswono (tengah) saat memenuhi panggailan KPK, Kamis (14/3).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Pertanian, Suswono usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (14/3) mengatakan bahwa dirinya pernah membahas data soal kuota impor daging sapi. Pembahasan itu digelar dengan Direktrur PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman. Bahkan, Elizabeth menyalahkan Kementan soal data tentang potensi daging Sapi lokal.

Dalam pertemuan di Medan, Elizabeth menyalahkan Kementan soal data daging sapi yang dikeluarkan Mentan. "(Pertemuan Medan) membahas data tentang potensi. Potensi sapi lokal, sebatas itu, sementara dari kalangan Elisabet menyampaikan data, menyalahkan. Dalam tanda kutip menyalahkan data yang dikeluarkan kementerian pertanian (Kementan)," kata Suswono.

Suswono, membantah tudingan bahwa ada pertemuan lain selain di Medan. "Oh tidak ada, pertemuan itu sekali saja dan tidak pernah membahas penambahan kuota daging impor. Yang ada cuma pembicaraan atau perdebatan mengenai soal data," tambahnya.

Sementara mengenai soal pemeriksaan yang kedua kalinya ini, Suswono mengaku hanya lanjutan pemeriksaan pertama, Senin (18/2) lalu. "Melengkapi pemeriksaan sebelumnya, jadi masih memperjelas isi pertemuan di Medan," tegasnya.

Seperti diketahui, dalam kasus ini KPK sudah menetapkan empat Tersangka. Mereka adalah Presiden Partai keadilan Sejahtera (PKS) Lutfhi Hasan Ishaaq yang kini sudah mundur dari jabatannya, Ahmad Fathanah, Arya Abdi Effendi , dan Juard Effendi.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging
 
• MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
 
• Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
 
• Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
 
• Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
 
• Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]