Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Anies Baswedan
Survei Median: Massa 212 Lebih Pilih Anies Ketimbang Prabowo
2020-02-25 09:07:08

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat acara Aksi 212 di kawasan Monas Jakarta.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menempati urutan kedua dalam survei elektabilitas kandidat calon presiden 2024 yang digelar Media Survei Nasional (Median). Elektabilitas Anies banyak disumbang dari responden yang menyukai gerakan 212.

Total ada 23 tokoh yang diuji elektabilitasnya secara tertutup. Elektabilitas tertutup Anies sebesar 15,8 persen atau nomor dua tertinggi setelah Prabowo yang meraih 18,8 persen.

Survei Median sendiri melibatkan 1.200 responden survei. Dari jumlah itu ada 28,8 persen yang menyukai gerakan 212. Saat disurvei, suara mereka jatuh kepada Anies (27, 4 persen), Prabowo (25,5 persen), Sandiaga (10,0 persen)

"Publik yang menyukai gerakan 212 (28,8 persen), sebagian besar memilih: Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Sandiaga Uno," ujar Direktur Eksekutif Median Rico Marbun saat konferensi pers di kawasan Jakarta Pusat, Senin (24/2).

Survei Median juga mengungkapkan bahwa Anies unggul di wilayah Kalimantan (30,8 persen) dan Sumatera (27,2 persen). Dari partai yang lolos electoral treshold, Anies unggul di pemilih PKS dengan 51,7 persen.

Selain itu, berdasarkan elektabilitas per generasi, Anies mendapat banyak suara dari generasi Z (17-25 tahun) dan generasi milenial (26-39 tahun).

"Tiga alasan publik memilih Anies adalah religius dan dekat dengan agama, cerdas dan pintar, serta tutur kata bagus," sambung Rico.

Masih dari survei yang sama, responden yang tidak menyukai gerakan 212 berada di angka 20,7 persen dan mayoritas memilih Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden terkuat.

"Publik yang tidak suka 212 sebagian besar memilih: Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Ridwan Kamil," ucap Rico.

Survei Median melibatkan 1.200 responden dengan margin of error +/- 2,8 persen. Sampel dipilih secara random dengan teknik Multistage Random Sampling dan proporsional, serta dilakukan pada pekan I-II Februari 2020.

Selain Anies, Prabowo, dan Sandiaga Uno, tokoh lain yang diuji elektabilitasnya antara lain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua DPR Puan Maharani, Menko Polhukam Mahfud MD, dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Total ada 23 tokoh yang diuji elektabilitasnya secara tertutup.(ryn/wis/CNNindonesia/bh/sya)


 
Berita Terkait Anies Baswedan
 
• Ormas Gerakan Rakyat Luncurkan KTA, Anies Baswedan Jadi Anggota Pertama
 
• Anies Baswedan Jadi Menteri Apa di Kabinet Prabowo? Ini Isu yang Tengah Hangat Beredar
 
• Anies Baswedan Dianugerahi Gelar Adat 'Tuan Penato Negarou' di Kabupaten Tubaba, Lampung
 
• Anies Baswedan vs Konglomerat Hitam
 
• Pak Anies Dicintai Rakyat, Apa Buktinya?
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]