Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pemilu 2014
Survei ISI: Elektabilitas Prabowo Tembus 50%, Jokowi-JK 47%
Thursday 03 Jul 2014 03:30:17

Pemaparan hasil survei Institut Survei Indonesia.(Foto: GATRAnews/Ervan Bayu)
JAKARTA, Berita HUKUM - Lagi-lagi dari Hasil survei elektabilitas pasangan Capres-Cawapres Indonesia kembali dirilis. Kali ini lembaga survei Institut Survei Indonesia (ISI) merilis hasil survei yang dilakukan pada 27 Juni hingga 1 Juli kemarin. Hasilnya elektabilitas Pasangan no 1 Prabowo-Subianto - Hatta Rajasa menang lagi mencapai angka 52,55% dan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla elektabilitasnya 47,45%.

Hasil survei ini mengesampingkan swing voter atau responden yang tidak menjawab. "Elektabilitas Prabowo-Hatta trennya positif sejak awal Juni hingga 1 Juli kemarin. Sedangkan Jokowi- JK cenderung stagnan bahkan menurun. Swing voters pun sudah tak kita masukkan karena masing- masing sudah memutuskan pilihannya," ujar Direktur ISI, Haris Baginda dalam rilis hasil survei di Cikini, Jakarta, Rabu (2/7).

Haris juga memaparkan Prabowo-Hatta unggul di kawasan Indonesia barat, sedangkan Jokowi-JK unggul di kawasan Indonesia Timur. Kemenangan di Indonesia barat, menurutnyanakan menjadi kunci kemenangan salah satu calon.

"Survei kami menunjukkan kalau Prabowo-Hatta unggul di Indonesia barat seperti Jawa, Sumatera, dan Madura, kalau Jokowi-JK unggul di Indonesia timur seperti Sulawesi, Amhon, Papua. Namun populasi penduduk kan banyaknya di Indonesia barat, jadi kunci kemenangan calon ada di kawasan barat Indonesia," lanjutnya.

Survei ini dilakukan dengan menggunakan metode multistage random sampling kepada 999 responden Margin error kurang lebih 3% dengan tingkat kepercayaan 97%.(rvn/nur/gatra/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]