Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Suriah
Suriah Mengaku Tembak Jatuh Drone AS
Wednesday 18 Mar 2015 15:01:45

Kantor berita Suriah menayangkan gambar yang disebut puing drone AS. Pentagon mengakui kehilangan kontak dengan sebuah drone MQ-1 Predator.(Foto: Istimewa)
SURIAH, Berita HUKUM - Militer Suriah mengaku telah menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak atau drone militer Amerika Serikat dekat kota Latakia, di barat daya, yang merupakan salah satu kubu Presiden Bashar al-Assad. Pihak berwenang AS mengatakan telah kehilangan kontak dengan pesawat itu, namun masih belum jelas apakah karena ditembak jatuh.

Jika mendapat pengukuhan, ini merupakan pertama kalinya militer Suriah menyerang pesawat AS sejak dimulainya serangan koalisi terhadap kelompok yang menamakan diri Negara Islam di Suriah dan Irak atau ISIS.

Suriah sendiri tidak terlibat dalam koalisi melawan ISIS.

Kantor berita Suriah Sana menyebutkan, pesawat tak berawak itu menunjukkan sikap "bermusuhan," tanpa memapar rincian lebih jauh. Pentagon menyebut sedang menyelidiki peristiwa itu.

Dalam wawancara BBC bulan lalu, Presiden Assad mengatakan bahwa pemerintahnya mendapatkan "pesan umum" dari pihak ketiga tentang serangan-serangan koalisi terhadap ISIS.

Sebuah jet Yordania yang terlibat dalam koalisi jatuh di Suriah Utara tahun lalu. ISIS menangkap pilotnya dan kemudian membakarnya hidup-hidup dalam peristiwa yang direkam video dan diedarkan.

Serangan kimia

Di sisi lain, para aktivis Suriah menuding pemerintah menggunakan g as klorin dalam serangan di provinsi Idlib, Senin (16/3) larut malam.

Dua kelompok HAM melaporkan, bahwa enam orang terbunuh, tiga di antaranya bocah, ketika pesawat Suriah menjatuhkan bom gas Sarmin yang beacun.#

Militer Suriah membantah laporan itu dan menudingnya sebagai propaganda.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Suriah
 
Presiden Assad dapat Suaka di Rusia, Pemberontak HTS Kuasai Damaskus
 
Konflik Suriah: Turki dan Rusia Sepakat Umumkan Gencatan Senjata 'Bersejarah'
 
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Bersumpah Melanjutkan Operasi Militer di Suriah Utara
 
Serangan Turki di Suriah, Jumlah Korban Meninggal dan Pengungsi Melonjak
 
Erdogan: Pasukan Turki Lancarkan Serangan di Suriah untuk Dirikan 'Zona Aman'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]