Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Pemilu 2014
Surat Terbuka SBY: Doakan Agar Pemerintahan Mendatang Bisa Jalankan Amanah Rakyat
Wednesday 09 Apr 2014 01:05:22

Surat Terbuka SBY: Doakan Agar Pemerintahan Mendatang Bisa Jalankan Amanah Rakyat.(Foto: @SBYudhoyono)
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menulis surat terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia terkait dengan pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014, yang akan dilaksanakan Rabu (9/4).

Dalam surat yang ditulis tangan sebanyak 4 (empat) halaman dan dipublikasikan melalui akun twitter pribadinya @SBYudhoyono, Selasa (8/4) malam itu, Presiden SBY menyerukan kepada semua warga negara yang memiliki hak pilih agar menggunakan haknya dengan sebaik-baiknya.

Presiden juga mengajak semua pihak untuk dapat bersama-sama melaksanakan, menjaga dan mengawasi pemungutan suara esok, agar dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, jujur, dan adil.

“Jika Pemilu 2004 dan Pemilu 2009 dapat berjalan dengan baik, maka Insya Allah Pemilu 2014 ini akan berlangsung lebih baik lagi,” tulis Presiden SBY dalam surat terbukanya itu.

Presiden mengemukakan, perjalanan bangsa 10 tahun terakhir ini telah banyak menghasilkan kemajuan dan capaian, sekalipun diakui Presiden masih ada pula tantangan dan permasalahan yang belum dapat diselesaikan sepenuhnya.
“Tugas dan kewajiban pemimpin dan pemerintahan mendatang adalah menjaga dan melanjutkan semua yang sudah baik, dan memperbaiki hal-hal yang belum baik,” tutur SBY.

Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan agar Presiden kita mendatang beserta pemerintahan yang dipimpinnya, serta wakil-wakil rakyat yang akan duduk di parlemen, dapat menjalankan amanah dan mandat rakyat sebaik-baiknya, demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Semoga pemimpin mendatang juga mencintai rakyatnya, dan dengan tulus dan penuh kesungguhan bekerja keras untuk memajukan kehidupannya,” ujar Presiden SBY.

Melalui surat terbuka itu, Presiden SBY menyampaikan ucapan selamat menggunakan hak pilih pada semua semua masyarakat pada 9 April 2014. “Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, senantiasa melimpahkan rahmatNya kepada bangsa Indonesia yang kita cintai bersama,” pungkas SBY.(ES/skb/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]