Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Aceh
Super Truck Pengangkut Material Hancurkan Jalan Desa
Tuesday 11 Jun 2013 18:11:47

Satu unit Super Truck Mitsubishi 190 ps/4x2 HD pengangkut Material sedang terperosok di badan jalan.(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Akibat di lalui Super Truck bermuatan Bes Cos (batu) Material untuk pengerasan jalan, yang melebihi Tonase, membuat sebagian badan jalan di kecamatan Langsa Lama Amblas (longsor).

"Amatan awak media ini di gampoeng Meurandeh puluhan Mobil pengangkut Material Super Truck jenis Engkel, bermuatan batu campur pasir, yang diperkirakan Tonasenya mencapai 20 ton lebih, Melalui jalan yang hanya mampu menahan beban (tonase) hanya 7 ton.

"Akibatnya jalan aspal yang tadinya mulus, saat ini Lonsor (Amblas) akibat di lalui Super Truck yang melebihi Tonasenya, sepertinya kontraktor hanya mencari keuntungan semata, tidak memikirkan efek yang akan di timbulkan akibat di lalui Mobil pengangkut material tersebut.

Super Truck Mitsubishi 4x2 HD 190 PS, jenis engkel milik kontraktor Cv.Putra Jaya Utama, yang sedang melakukan
Pengerasan jalan, Lorong pendidikan, gampoeng Meurandeh, kecamatan Langsa Lama,Kota Langsa.

Dengan No Kontrak 04/SPPK/PBJ/BM/Otsus/KPA-Langsa/2013, dimulai tanggal 13 Mey 2013, dan selesai pada 10 Mey 2013, dari dana Otsus Tahun 3013, dengan Lokasi Kota Langsa.

Sementara Kontraktor Cv.Putra Jaya Utama IS yang berada di lokasi proyek tersebut Selasa (11/6), saat di konfirmasi awak media ini, tidak mau berkomentar.(bhc/kar).


 
Berita Terkait Aceh
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]