Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Suriah
Sulit Bagi Relawan Kemanusiaan untuk Masuk Suriah
Friday 11 Jan 2013 00:08:21

Ilustrasi, kekacauan di Suriah.(Foto: Ist)
SURIAH, Berita HUKUM – Situasi perang yang masih berkecamuk di Suriah saat ini bagaikan bencana ganda untuk warga sipil yang terperangkap di Suriah. Karena mereka yang terluka dalam pemboman sangat sulit untuk mendapatkan tempat untuk mendapatkan bantuan, ujar Klinik Dokter darurat.

Klinik klinik seperti ini , merupakan rumah sakit lapangan dan merupakan kelompok kemanusiaan yang melakukan perjalanan ke kota utara Idlib, kota yang telah diserang bom berulang kali.
“Satu-satunya fasilitas medis yang masih berfungsi adalah klinik dokter yang secara diam-diam dijalankan, dikelola oleh masyarakat setempat dan petugas kesehatan dan kemanusiaan di Suriah,” kata seorang bagian dari team, Kamis (10/1).

Selama berbulan-bulan, baik dari tim dokter dan pejuang Suriah telah melaporkan pemboman pada rumah sakit umum di daerah daerah yang dikuasai oposisi. “Segera setelah Anda melewati perbatasan Suriah, Anda akan rentan terhadap pemboman udara oleh angkatan udara Suriah, bahkan walaupun anda jauh dari belakang garis pertempuran,” kata penasihat operasi kelompok, Fabrice Weissman, Le Monde.

“Rumah sakit pada saat ini berada pada risiko rentan terserang, karena mereka telah menjadi salah satu pilihan sasaran serangan pemerintah. Akibatnya, rumah sakit umum sepi, yang ada hanyalah rumah sakit lapangan Sementara bila ada operasi serius maka cenderung disembunyikan di rumah-rumah individu dan ruangan di bawah tanah.. ”

Beberapa warga Suriah banyak yang mempertaruhkan hidup mereka untuk mengobati yang terluka. “Kadang orang-orang atau masyarakat berubah seketika menjadi sebagai perawat atau bahkan ahli bedah karena tiada cukup orang lain untuk melakukannya,” kata Dr Adrien Marteau, anggota dari tim yang bekerja di Idlib.

“Sering dihadapkan dengan keseriusan cedera dan risiko pada pasien pada saat evakuasi, banyak yang terluka dan menjadi sekarat karena mereka tidak mendapatkan pengobatan atau tidak dapat dievakuasi dalam waktu yang cepat.”

Menambah mimpi buruk kemanusiaan, karena banyak daerah menjadi tanpa listrik, seperti di Idlib, dan kami disini tidak ada yang tahu di mana serangan berikutnya mereka akan menyerang.
“Pasukan pemerintah Suriah yang membom kota-kota dan desa-desa tanpa pandang bulu, membahayakan kehidupan rakyat biasa, dan yang kita saksikan sekarang adalah strategi nyata teror, diatur oleh pemerintah Suriah, terhadap rakyat daerah ini,” kata Terzian. (cnn/erm/bhc/mdb)


 
Berita Terkait Suriah
 
Presiden Assad dapat Suaka di Rusia, Pemberontak HTS Kuasai Damaskus
 
Konflik Suriah: Turki dan Rusia Sepakat Umumkan Gencatan Senjata 'Bersejarah'
 
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Bersumpah Melanjutkan Operasi Militer di Suriah Utara
 
Serangan Turki di Suriah, Jumlah Korban Meninggal dan Pengungsi Melonjak
 
Erdogan: Pasukan Turki Lancarkan Serangan di Suriah untuk Dirikan 'Zona Aman'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]