Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Badai
Suhu di AS Diperkirakan Tembus Rekor
Monday 06 Jan 2014 01:54:30

Badai salju hebat menghantam beberapa Kota Amerika.(Foto: Istimewa)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Suhu dingin di sebagian wilayah AS diperkirakan akan semakin buruk dengan temperatur yang terus menurun dan kemungkinan menembus rekor terendah.

Badai musim dingin terjadi di Kanada dan bagian timur laut AS dengan ketebalan salju mencapai 60 cm.

Cuaca dingin disebutkan telah menyebabkan 16 orang tewas dan lebih dari 5.000 penerbangan tertunda, sejak Rabu (1/1) lalu.

Perkiraan cuaca menyebutkan temperatur di bagian wilayah AS diperkirakan akan menembus -50 derajat celcius, dan disertai udara dingin.

Otoritas setempat telah memperingatkan warga untuk tinggal di dalam ruangan, demi keselamatan mereka dan agar pembersihan jalanan dari tumpukan salju dapat dilakukan tanpa hambatan.

Sejumlah negara bagian yang akan mengalami temperatur paling rendah di wilayah AS, antara lain Ohio, South Dakota dan Illinois. Diperkirakan akan terjadi pada Sabtu malam hingga Selasa.

Jika itu terjadi maka akan menjadi temperatur yang paling rendah selama dua dekade,sejak 1994 lalu.
Sementara itu di Kanada, temperatur terus menurun mencapai -29 derajat celsius di Toronto dan -38C di Quebec City, dan merupakan yang terendah selama dua dekade di wilayah tersebut.

Salju tebal juga menyelimuti AS terutama di New York, Connecticut dan Massachusetts, yang menyebabkan sekolah ditutup, sistem transportasi terganggu dan masyarakat diminta untuk tetap tinggal di rumah.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Badai
 
Korban Tewas Akibat Tornado di AS Dikhawatirkan Melampaui 100 Orang
 
Bencana Siklon Seroja Hantam NTT, ISJN Galang Bantuan
 
10 Kereta Cepat Senilai Rp1,5 Triliun Jadi Besi Cacahan Akibat Tendam Banjir Topan Hagibis
 
Topan Lekima di China: 28 Orang Tewas dan Satu Juta Orang Mengungsi
 
Thailand Dihantam Pabuk, Badai Terburuk dalam Puluhan Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]