Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Sony
Sony Akan Jual Kantor Pusatnya di AS
Saturday 19 Jan 2013 10:10:49

Gedung Sony di Madison Avenue, New York.(Foto: Ist)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Sony akan menjual kantor pusatnya untuk wilayah Amerika Serikat yang berada di New York senilai US$ 1,1 miliar, Jum'at (18/1).

Gedung pencakar langit yang berada di pusat bisnis dan keuangan utama New York, Madison Avenue akan dibeli Chetrit Group.

Berita penjualan gedung itu mengangkat nilai saham raksasa industri Jepang yang sedang bermasalah di Bursa Tokyo. Pada penjualan Jumat 18 Januari, nilai saham Sony meningkat sampai 12%.

Sony mengakui bahwa motivasi penjualan gedung adalah untuk menghimpun dana tunai yang mereka butuhkan.

Setelah membayar hutang untuk gedung, diperkirakan Sony akan meraup sekitar US$ 770 juta dari proses penjualan yang akan tuntas pada Maret tahun ini.

Namun Sony masih akan menyewanya sebagai kantor untuk tiga tahun mendatang.

Sebanyak 1.500 karyawan Sony berkantor di gedung berlantai 37 yang dibangun pada tahun 1984.

Sony belakangan ini menghadapi persaingan di sektor industri hiburan dari Microsoft, Apple, dan Google, maupun saingan dari sesama kawasan, LG.

Dalam tahun keuangan hingga Maret 2011, misalnya, kerugian Sony diperkirakan sebesar US$ 2,3 miliar.

Sony mengatakan kerugian itu sebagian besar karena penghapusan kredit pajak senilai $ 4,4 miliar yang tercatat pada kwartal sebelumnya.

Sony sebelumya memperkirakan akan mendapatkan profit sebesar $ 860 juta dalam tahun fiskal yang berakhir akhir Maret lalu.

Setelah menctatat kerugian untuk empat tahun terakhir berturut-turut, mereka mulai menempuh restrukturisasi usaha, antara lain menjual pemotongan 10.000 tenaga kerja dan menjual divisi kimianya.(bbc/bhc/opn)


 
Berita Terkait Sony
 
• Tanggapan CEO Sony dengan Serangan Peretas
 
• Sony Siapkan Android Cyber-Shot dan Walkman
 
• Sony Center Kini Ada di Gandaria City
 
• PlayStation Network Kena Hack, Sony Didenda Rp 3,8 Miliar
 
• Sony Akan Jual Kantor Pusatnya di AS
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]