Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres
Soal Cawapres Anies dari Luar Koalisi, Ini Respons AHY
2023-01-13 02:56:31

Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan keterangan pers di DPP Demokrat.(Foto: RMOL)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) angkat bicara soal calon wakil presiden untuk disandingkan dengan Anies Baswedan berasal dari eksternal tiga partai yaitu Nasdem, Demokrat dan PKS.

Pada prinsipnya, AHY menegaskan, Demokrat akan membuka ruang diskusi kepada tiga partai politik untuk membahas secara komprehensif mengenai sosok calon wakil presiden bagi Anies Baswedan.

"Kita diskusikan, kita buka bersama-sama ini adalah ruang yang tersedia, sebelum ada deadline yang ditetapkan berdasarkan undang-undang, bahwa kita hari ini terus mencari pasangan yang terbaik kans kemenangannya," kata AHY di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (12/1).

"Tidak boleh berdasarkan like or dislike, enggak boleh asal suka atau tidak suka, preferensi itu sangat subjektif," kata AHY lagi.

AHY mengatakan, Demokrat ingin membangun diskusi dan juga komunikasi politik yang rasional, yang objektif, yang aktual dan faktual, dan mendengarkan suara rakyat, terkait pasangan calon presiden dan wakil presiden bersama tiga dua partai politik lain yaitu Nasdem dan PKS.

"Jangan hanya percaya pada statistik yang belum tentu bisa dikonfirmasi di lapangan. Itu saja sebetulnya, dan saat ini memang terus berproses, kami saya senang progresnya nyata on the track, walaupun kita tahu politik adalah sesuatu yang penuh dengan misteri, koalisi juga begitu," tutupnya.(RMOL/ia/bh/sya)


 
Berita Terkait Pilpres
 
Beredar 'Bocoran' Putusan Pilpres di Medsos, MK: Bukan dari Kami
 
Selain Megawati, Habib Rizieq dan Din Syamsuddin Juga Ajukan Amicus Curiae
 
Ahli dari Kubu Prabowo Sebut Pencalonan Gibran Sesuai Putusan 90, Hakim MK Bilang Begini
 
Bertemu Ketua MA, Mahfud MD Minta Pasangan Prabowo-Gibran Didiskualifikasi di MK
 
Tak Mau Buru-buru Soal Hasil Pemilu, Koalisi Amin Kompak Tunggu Pengumuman KPU
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Akademikus kritik narasi optimisme pemerintah: Jauh dari realitas, minim empati
Batal jadi ibu kota, CBA desak Kejagung usut proyek IKN yang habiskan anggaran Rp75,8 triliun
Untitled Document

  Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]