Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Skype
Skype Berang Akibat Operator di Inggris Larang VoIP
Wednesday 30 Nov 2011 23:42:08

Ilustrasi (Foto: Ist)
LONDON (BeritaHUKUM.com) – Penyedia layanan Instant messaging, video call, dan VoIP (Voice Over Internet Protocol) Skype, menyatakan bahwa mereka mendapat tekanan dari beberapa operator jaringan Inggris dalam hal layanan VoIP.

Beberapa operator besar seperti Hutchison 3G UK (Three) memiliki kesepakatan kerjasama dengan Skype dan O2 memperbolehkan panggilan melalui layanan VoIP Skype. Namun, Orange dan T-Mobile menutup layanan itu dari pelanggan jaringan mereka, sementara Vodafone menarik biaya bulanan tambahan untuk menggunakannya.

Lembaga Pengatur telekomunikasi Inggris, Ofcom telah memberi indikasi bahwa mereka mungkin akan turun tangan, memaksa semua jaringan mobile memperbolehkan panggilan melalui jaringan Skype.

"Kami mungkin tidak akan sesabar Ofcom dalam menangani persoalan ini.Di Eropa saat ini masih ada sejumlah besar pembatasan mengenai sejumlah layanan," ucap Jean-Jacques Sahel dari pihak Skype, seperti dikutip Bloomberg, Rabu (30/11).

Ketertarikan konsumen VoIP sendiri sedang berkembang pesat. Menurut firma peneliti pasar teknologi, Juniper Research, jumlah konsumen Eropa yang membuat panggilan telepon melalui teknologi voice over Internet Protocol akan meningkat menjadi 150 juta pada tahun 2016, menghasilkan sekitar US$2,9 milyar keuntungan tahunan. Dengan besarnya nilai yang dipertaruhkan, pantas saja Skype kesal jika mereka dibatasai.(sci/sya)


 
Berita Terkait Skype
 
• Skype Berang Akibat Operator di Inggris Larang VoIP
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]