Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Balap
Sirkuit Sentul 2015 Gandeng ABM Enterprise Jadikan Balap ISSOM Ajang STC
Wednesday 01 Apr 2015 10:57:28

Tampak suasana acara Press Conference ISSOM, di Cafe Rolling Stones, Jaksel, (31/3), ( foto, Bhc/bar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2015 akan hadir dengan format baru yang lebih menghibur, seperti disampaikan promotor ABM Enterprise dalam press conference yang digelar di halaman Rolling Stone Cafe, Ampera, Jakarta Selatan. Sentul Sirkuit Internasional menggandeng ABM Enterprise sebagai promotor di dua kelas baru yang akan diselenggarakan 11-12 April 2015 mendatang, dan akan berlanjut disembilan kelas. Yakni STC Super Touring Championship; kelas Super Touring dan Super Car.

"Kami bekerjasama dengan sirkuit Sentul akan mengemas dua balapan itu sebagai andalan di ISSOM. Di dua kelas itu, merupakan representatif balapan yang kalau kita kemas profesional, akan bisa menghadirkan penonton dan sponsor. Itu yang akan kami lakukan," ujar Vivi Montolalu, selaku CEO Holding Company ABM Enterprise di cafe Rolling Stones, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (31/3).

ABM (Abadi Bahana Mandiri) Enterprise sebelumnya, dikenal di industri apparel dan entertainment. Berdiri sejak tahun 2012, ABM melihat peluang bisnis di dunia motorsport sebagai segmen khusus yang memiliki massa tersendiri, dan berdirilah divisi ABM Motorsport. Menggabungkan desain dan entertaintment dalam sebuah event balap, menjadi sebuah kiat kreatif yang sebelumnya belum pernah dilakukan optimal oleh penyelenggara lainnya. Pada seri kedua nanti di bulan Mei, ISSOM akan menyuguhkan satu event balap Internasional yaitu Formula Master serta pada seri 3 nanti di bulan Agustus akan digelar konser musik.

“Selama ini kami melihat, ada balap tapi tidak banyak yang tahu. Makanya kami akan eksplore publikasi dan membalut unsur hiburan non otomotif menjadi potensial market, guna membuat event balap lebih membahana dan memiliki prestige yang mendunia,” lanjut istri pembalap Paul Montolalu ini.

Sementara, Lola Moenek, GM Marketing PT Sarana Sirkuitindo Utama (SSU), sebagai pengelola sirkuit Sentul mengungkaplan, "Penyelenggaraan ISSOM pada tahun ini kami berikan kepada ABM. Karena kami menilai ABM sangat serius memajukan olah raga motor sport, serta didukung oleh kemampuan manajerial yang baik. Oleh karena itu kami berharap ABM dapat membawa ISSOM menjadi event balap mobil terbesar di Indonesia dan semakin dikenal di masyarakat,” jelasnya.

Diutarakan pula ibu dari Abigail Montolalu (17) dan Bianca Montolalu (11), ajang ISSOM 2015 disulap menjadi ajang sportainment yang akan membuat ajang motorsport tidak hanya sebatas menjadi “boys toys” tapi juga menjadi hiburan bagi keluarga Indonesia.(bh/bar)


 
Berita Terkait Balap
 
Komisi X Desak Menpora Beri Perhatian Pembalap
 
Sirkuit Sentul 2015 Gandeng ABM Enterprise Jadikan Balap ISSOM Ajang STC
 
Diajang GP2, Rio Haryanto Pembalap Indonesia Yakin Raih Target 5 Besar
 
Subhan Aksa Masuk 5 Besar Reli Jerman
 
Zhuhai Internasional, Alexandra: Saya Mohon Dibantu Didoakan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]