Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Wisma Atlet
Sinus Kambuh, Angie Dibawa ke Rumah Sakit Perhati
Tuesday 01 May 2012 16:24:00

Angelina Sondakh ketika usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di gedung KPK, beberapa waktu lalu (Foto: BeritaHUKUM.com/RIZ)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Tersangka kasus dugaan korupsi pembahasan anggaran di Kementerian Pemuda dan Olahraga serta di Kementerian Pendidikan Nasional, Angelina Sondakh siang ini sekitar Pukul 14.00 WIB dibawa ke luar dari Rumah Tahanan Salemba cabang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pasalnya, penyakit sinus politisi Demokrat ini kambuh. "Sinus saja yang kambuh," ujar wanita yang akrab disapa Angie ini saat akan dibawa kerumah sakit, Jakarta, Selasa (1/5).

Saat hendak di bawa kerumah sakit, wajah Anggota komisi X DPR RI ini tampak pucat, dan tampil tidak seperti biasanya yang selalu modis. Kali ini Angie hanya dibalut kaos hitam lengan panjang. Saat ditanya wartawan iwayat penyakitnya, Angie hanya mejawab sudah lama.

Menurut salah satu tim kuasa hukum Angie, Riza klienya akan dibawa ke rumah sakit Perhati, Jalan Proklamasi, Jakarta. Sementara itu, tadi Pagi kuasa hukum Angie yang lain, Nasrullah mengutarakan, kliennya sempat tak bisa bangun. "Barusan saya datang mengunjungi Bu Angie nggak sanggup bangun karena sinusnya kambuh. Setengah jam nunggu ibu belum sanggup bangun kesakitan," katanya.

Hal senada juga diutarakan, Karo Humas KPK, Johan Budi yang mengatakan, Angie dibawa ke rumah sakit spesialis telinga hidung dan tenggorokan (THT) setelah diperiksa dokter KPK.

Johan menjelaskan, Sejak kemarin, istri mendiang Adjie Masaid itu mengeluh sakit sinusitis, sehingga dokter KPK melakukan pemeriksaan. “Tadi juga dilakukan pemeriksan dan memang di dahi kiri ada sinusitis karena itu tadi dokter KPK merujuk yang bersangkutan dibawa ke rumah sakit THT," jelasnya.

Lebih lanjut, Johan menjelaskan, Jika telah selesai diperiksa dokter Perhati, Angie akan dikembalikan ke Rumah Tahanan KPK.

Seperti diketahui, sejak Jumat (27/4), KPK telah menahan Angie karena diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembahasan anggaran di Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Pendidikan Nasional tahun 2010 dan 2011.

KPK menjerat Angelina Sondakh dengan Pasal 5 ayat (2) atau Pasal 11 atau 12 huruf a UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ancaman hukuman untuk Pasal 5 dan 11 antara 1-5 tahun. Sedangkan untuk Pasal 12 huruf a antara 4-20 tahun.(dbs/biz)


 
Berita Terkait Kasus Wisma Atlet
 
Pernyataan Yulianis, Diduga Fahri Hamzah Ikut Kecipratan Uang dari Nazaruddin
 
Elza Syarief: M Nazaruddin Akan Beberkan 30 Kasus Korupsi Baru Ke KPK
 
Lengkapi Berkas Anas, KPK Garap Angie
 
Kalah Banding di Pengadilan Tinggi, KPK Berniat Banding Hingga ke MA
 
KPK Telusuri Keterlibatan Gubernur Alex Noerdin
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]