Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus DPID
Sidang Wa Ode Nurhayati: Fahd A Rafiq Cabut BAP di KPK
Tuesday 17 Jul 2012 19:00:38

Sidang Wa Ode Nurhayati (Foto: BeritaHUKUM.com/biz)
JAKARTA, Berita HUKUM – Salah satu saksi kasus dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID) Fahd A Rafiq mencabut seluruh keterangan yang pernah ia berikan sebelumnya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal tersebut dilakukan karena ia tidak pernah disumpah saat diperiksa di KPK.

“Dalam sidang ini saya mencabut semua keterangan saya di KPK. Keterangan yang saya berikan saat persidangan ini yang benar semua. Keterangan ini saya mohon bisa dijadikan kesaksian,” pinta Fahd kepada ketua Majelis Hakim Suhartoyo.

Dalam persidangan yang berlangsung di pengadilan Tipikor tersebut, Fahd mengakui pernah memberikan uang kepada Haris Surahman agar bisa diuruskan anggraan DPID untuk Kabupaten Aceh Besar, Pidie Jaya dan Benar Meriah.

“Saya serahkan sebesar 6 miliar, namun sudah dikembalikan sebesar 5 miliar dan tersisa 1 miliar,” jelas Fahd.

Lebih lanjut Fahd juga mengatakan, Haris menyerahkan uang itu kepada staff Wa Ode Nurhayati, Sefa Yolanda. Fahd menjelaskan, duit ini diminta dikembalikan karena alokasi DPID untuk kabupaten di NAD tidak lolos.

"Anggarannya enggak ada yang masuk," katanya. Fahd menyebut uang ini dikembalikan secara bertahap melalui Sefa. "Sefa ke Haris, Haris ke saya Rp 2 miliar, 2 miliar. Sisanya Sefa langsung ke saya," ujar Fahd. (bhc/dit)


 
Berita Terkait Kasus DPID
 
• KPK Kembali Periksa Haris Andi Surahman
 
• Inkracht, KPK Eksekusi Wa Ode Nurhayati
 
• Anggota Komisi III Andi Anzar Penuhi Panggilan KPK
 
• Irgan Waketum Komisi IX DPR Dipanggil KPK
 
• Dituding Terima Duit DPID, Ketua Fraksi PAN: Saya Tidak Kenal Haris Suharman
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]