Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Mahkamah Konstitusi
Sidang Putusan Sengketa Pemilukada Tangerang, Ratusan Polisi Siaga dengan Senjata Lengkap
Tuesday 19 Nov 2013 16:00:34

Polisi berjaga di dalam dan luar Gedung Mahkamah Konstitusi.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini menggelar Sidang Putusan Sengketa Pemilukada kota Tangerang. Puluhan aparat kepolisian bersiaga di dalam gedung MK, begitu juga di luar gedung, puluhan polisi sigap berjaga bila terjadi kejadian buruk.

Mengingat insiden kekacauan pada pecan lalu yang ditimbulkan oleh pengunjung yang kecewa. Puluhan anggota polisi lainnya bersenjata lengkap, dan satu buah mobil water canon serta baracuda juga terparkir di depan Gedung MK. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi berulangnya aksi rusuh seperti pada Pilkada Kota Maluku.

Kapolsek Gambir, Ajun Komisaris Besar Jajang Hasan Basri kepada Wartawan mengatakan bahwa, untuk di ruang sidang kini bisa di tempatkan 10 personil. "Di ruang sidang sekarang boleh, kita tempatkan 10 personil," kata Jajang, Selasa (19/11) di Jakarta.

Menurutnya ratusan personil polisi ini di tempatkan di beberapa titik MK, seperti di halaman depan, lobi depan dan belakang, aula, di luar ruang sidang, bahkan di dalam ruang sidang. "Ini sebagai antisipasi terjadinya kejadian ricuh," ujar Jajang.

Sebelumnya, MK pada putusan sela pada 1 Oktober 2013, dalam amar putusan perkara 115/PHPU.D-XI/2013 yang dimohonkan oleh pasangan harry mulya Zein dan iskandar memutuskan memerintahkan kepada KPU Provinsi Banten untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pasangan calon nomor urut 4, Ahmad Marju Kodri dan Gatot Suprijanto.(bhc/mdb)




 
Berita Terkait Mahkamah Konstitusi
 
Massa Aksi KaPK Datangi PTUN Jakarta, Minta Anwar Usman Tidak Didzalimi
 
MKMK Berhentikan Anwar Usman dari Jabatan Ketua Mahkamah Konstitusi
 
Sekjen MK Kupas Tuntas Sengketa Kewenangan Lembaga Negara
 
Paripurna DPR RI Setujui RUU MK Menjadi Undang-Undang
 
Tulisan Kaligrafi di Pintu Masuk Ruang Sidang MK Ini Bikin Merinding
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]