Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Korupsi Tiang Pancang
Sidang Lanjutan Mantan Wali Kota Cilegon Aat
Tuesday 05 Feb 2013 00:54:22

Pengadilan Negeri Tipikor Serang (Foto: Ist)
SERANG,Berita HUKUM - Mantan Walikota Cilegon Aat Syafaat membantah mengatur pemenang tender pembangunan tiang pancang Dermaga Pelabuhan Kubangsari, Cilegon, bantahan ini disampaikan Aat pada sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pembangunan tiang pancang Dermaga Pelabuhan Kubangsari, di Pengailan Tipikor Serang, Senin (4/2).

Sidang yang dipimpin majelis hakim yang dipimpin Poltak Sitorus, Jaksa Penuntut Umum Supardi dan penasihat hukum Tb Sukatma Cs. dipersidangan terdakwa membantah soal pembangunan cause way dan lelang yang didanai oleh uang pribadinya sebagaimana kesaksian Suherman dan Jhony Husban.

Menurut terdakwa Aat, saya tidak pernah memerintahkan Jhony supaya mengatur pemenang lelang dalam proyek pembangunan Dermaga Kubangsari, disamping itu itu terdakwa Aat juga membantah memerintahkan Jhony untuk mengatur pemenang lelang

Ratusan aparat kepolisian menjaga ketat sidang lanjutan dugaan korupsi pembangunan tiang pancang Dermaga Pelabuhan Kubangsari dengan terdakwa mantan Walikota Cilegon Aat Syafaat, di Pengadilan Tipikor Serang.(sun/kjs/bhc/rby)


 
Berita Terkait Korupsi Tiang Pancang
 
Sidang Lanjutan Mantan Wali Kota Cilegon Aat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]