Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Kasus Import Daging
Sidang Eksepsi LHI, Dakwaan JPU KPK Kabur
Monday 01 Jul 2013 13:45:32

Ilustrasi, Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), di gedung KPK.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sidang lanjutan terdakwa kasus dugaan penerimaan suap kuota import daging Sapi di Kementerian Pertanian dengan terdakwa Mantan Presiden PKS (LHI), Senin (1/7). Dalam sidang yang beragendakan eksepsi oleh tim Pengacara terdakwa, menyatakan bahwa menerima eksepsi dari Pengacara terdakwa.

Menyatakan Pengadilan Tipikir tidak berwenang mengadili perkara terdakwa (LHI).

Semua dakwaan JPU tidak dapat diterima dan mengembalikan BAP kepada JPU, memerintahkan pada JPU segera membebaskan terdakwa dari Rutan KPK. Meminta Hakim memperbaiki nama dan harkat martabat terdakwa selaku masyarakat dan menyatakan surat dakwaan JPU khabur, serta tidak jelas dan tidak cermat. Menyatakan terdakwa tidak dapat dihukum dan membebankan biaya perkara kepada negara.

Selepas sidang terdakwa LHI mengatakan, semua eksepsi sudah sangat jelas dan terang benderang dari pengacaranya, dan semua yang disampaikan sesuai dengan aturan hukum.

"Apa lagi sudah jelas semua'kan yang disampaikan pengacara saya dalam persidangan," ujar LHI.

Sementara Pengacara (LHI) Assegaf mengatakan bahwa, dakwaan Jaksa khabur dan mengambang kemana-mana, karena tidak fokus terhadap satu perkara pidana, Jaksa menduga uang suap sampai kepada (LHI), hanya dugaan semata.

"Dakwaan JPU khabur, (LHI) tidak ada kaitan dengan kementerian pertanian, dia tidak dapat mengatur kuota import di situ, karena Kementan bukan rekan kerja (LHI) di DPR-RI," ujar Assegaf.

Sidang akhirnya ditunda hingga Senin depan, dengan agenda mendengarkan Putusan sela dari Majelis Hakim yang di pimpin Sugiarto.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging
 
• MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
 
• Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
 
• Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
 
• Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
 
• Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]