Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Kompolnas
Sidang Disiplin Anggota Ditlantas Polda Metro Tidak Terkait Personel PJR Diduga Hina Sopir Truk
2021-03-22 07:15:50

Pelaksanaan sidang disiplin anggota Ditlantas Polda Metro Jaya dengan tertuduh Bripka A. (Foto: kompolnas)
JAKARTA, Berita HUKUM - Beberapa waktu lalu, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menggelar sidang disiplin anggota. Hal itu sebagaimana diketahui dari situs resmi Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas.

"Polda Metro Jaya pada hari Jumat, 5 Maret pukul 10.30 WIB mengadakan sidang disiplin anggota Ditlantas PMJ," tulis informasi sidang tersebut sebagaimana dilansir kompolnas.go.id, Senin (22/3).

Sidang yang menghadirkan dua orang saksi tersebut turut dihadiri seorang Polisi Laki-Laki (Polki) yang dalam hal ini sebagai tertuduh.

"Sidang disiplin tersebut dilaksanakan a.n. Bripka A selaku tertuduh. Agenda sidang hari itu adalah menghadirkan para saksi. Para saksi yaitu Kompol RR dan Bripka ANG," tulis informasi tersebut.

Lebih lanjut, berdasarkan sidang yang diantaranya dipimpin oleh Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Rusdy Pramana ini menghasilkan sebuah keputusan berupa teguran kepada tertuduh.

"Pimpinan sidang antara lain AKBP Rusdy Pramana Suryanagara, S. I. K., AKBP Nurhairani, S.H., M.M., dan Kompol Yunita Natalia Rungkat, S. H., S. I. K. Sidang disiplin Bripka A diputuskan oleh pimpinan sidang, yakni teguran tertulis," demikian informasi tersebut.

Sementara itu, ketika dimintai konfirmasi apakah sidang disiplin tersebut dilaksanakan guna menyikapi adanya anggota Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya yang diduga melakukan penghinaan terhadap sopir truk dan videonya sempat viral di media sosial YouTube, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, membantahnya.

Lulusan Akademi Kepolisian 1994 Batalyon Tunggal Panaluan / TP ini pun enggan berbicara banyak mengenai dasar dari pelaksanaan sidang disiplin anggotanya tersebut.

"Bukan (terkait anggota Sat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya)," kata Sambodo saat dihubungi pewarta BeritaHUKUM, Ahad (21 /3)), malam.

"Gak ada kaitannya sama sekali (dengan video viral di YouTube soal anggota Sat PJR yang diduga hina sopir truk)," imbuh adik dari Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Weningtyas Purnomorini, MARS itu.(bh/mos/amp)


 
Berita Terkait Kompolnas
 
Kompolnas Berharap Proses Seleksi PAG di Polda Metro Kedepankan Prinsip BETAH
 
Kompolnas Puji Kesigapan Bidpropam Polda Metro Periksa Oknum Polisi yang Cekcok dengan Paspampres
 
Kompolnas: Polri Luar Biasa Sigap Bantu Pemerintah Atasi Pandemi Covid-19
 
Kompolnas Sambut Baik Biro Paminal Divpropam Polri Adakan Patroli Siber
 
Kompolnas ke Bidpropam Polda Metro: Bagus, Jika Layanan Pengaduan Dapat Pujian dari Pelapor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Cegah Covid-19, Anggota DPR Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Pintu Masuk
HNW: Empat Pilar Adalah Hasil Kesepakatan Bangsa Yang Harus Dijaga dan Dipertahankan
Ditahan KPK, Azis Syamsuddin Dijebloskan ke Rutan Polres Jaksel dengan Kondisi Diborgol
Eksepsi Penasihat Hukum Tergugat Edy Ishak Menolak Gugatan PT Intajaya Bumimulia
Asal-usul Senpi Anggota DPRD Tangerang, Beli dari Anggota Polda Metro Jaya
Tindak Tegas Pelaku Pembuang Limbah di Perairan Lampung
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Utang Melebihi Setengah Aset, Wakil Ketua MPR: Perlu Langkah Strategis Kurangi Utang
Ustadz di Tangerang Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal, Saat Pulang dari Masjid
Aturan Maritim Baru China Klaim LCS, Wakil Ketua MPR: Ini Jelas Tindakan Provokasi, Indonesia Harus Bersikap Keras dan Tegas
Biaya Bengkak Proyek Kereta Cepat, Politisi PKS: Sejak Awal Diprediksi Bermasalah
Cegah Masuknya Varian Baru Covid-19 Mu, DPR Minta Pemerintah Perketat Deteksi di Pintu Masuk
PKS: Peternak Menjerit, Kenapa Presiden Diam Saja?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]