Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
BPOM
Sidak Supermaket, Petugas Temukan Makanan Kadaluarsa dan Berjamur
Thursday 25 Jul 2013 04:46:32

Konsumen dianjurkan untuk lebih teliti dalam membeli makanan di supermarket (Foto:ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam rangka bulan suci Ramadhan dan jelang Lebaran, Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Makanan Dan Obat, Rabu (24/07), melakukan sidak kesejumlah Supermarket di Jakarta Timur, dari hasil sidak tersebut, banyak ditemukan makanan kadaluarsa dan berjamur, seperti keju, susu, daging, ikan asin dan produk lainnya/ di salah satu supermarket Di sekitar Rawamangun Jakarta Timur.

Konsumen dianjurkan untuk lebih teliti dalam membeli makanan di Supermarket-supermarket.

Supermarket pertama yang didatangi petugas ialah pusat perbelanjaan Tip Top di Jalan Balai Pustaka, Rawamangun, Jakarta Timur.

Di pusat perbelanjaan ini, petugas tidak menemukan makan makanan kadaluarsa. Petugas hanya menemukan makanan yang izin edarnya sudah habis. Petugas hanya memberi teguran kepada pihak pengelola, agar menjual produk makanan sesuai aturan yang ada.

Dari Jalan Balai Pustaka, petugas beralih ke Supermarket di Jalan Pegambiran, Rawamangun. Di Supermarket ini, petugas mendapati sejumlah makanan kadaluarsa diantaranya, Tahu, Keju, Susu Kotak, Ikan Asin, dan Usus Daging.

Diantara makanan kadaluarsa ini, petugas mendapati Ikan Asin yang sudah ber jamur, yang berbahaya jika di konsumsi karena berdampak pada kesehatan.

Murni Hayati, Kepala Seksi Sumberdaya Kesehatan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur mengatakan, pihaknya akan melaporkan temuan ini. Seluruh makanan kadaluarsa ini langsung diamankan ke Kantor Badan Pengawasan Obat Dan Makanan.

“Bagi para konsumen dianjurkan untuk lebih teliti dalam membeli makanan di supermarket-supermarket,“ jelas Murni Hayati, Kasi Sumberdaya Dinkes Jakarta Timur.(bhc/jal)


 
Berita Terkait BPOM
 
Legislator Pertanyakan Sikap Kontraproduktif BPOM
 
Kasus MLM, Komisi III Bisa Panggil Pihak BPOM
 
BPOM Tanda Tangani Komitmen Pakta Integritas dengan Asosiasi untuk Tidak KKN
 
BPOM Temukan 50 Merk Obat Kuat Ilegal dan Berbahaya
 
Operasi Pangea, Badan POM Sita 20,7 Juta Item Produk Ilegal Termasuk Palsu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]