Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Dinas PU
Si Jago Merah Hanguskan Kantor Dinas PU Kutai Kartanegara
Sunday 18 Nov 2012 02:13:04

Kantor PU Tenggarong Kutai Kartanegara Kaltim saat diamuk Si Jago Merah, Sabtu (17/11).(Foto: BeritaHUKUM.com/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Si Jago Merah Sabtu (17/11) kembali meluluh lantakkan bangunan megah kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim).

Informasi yang diperoleh BeritaHUKUM.com, Si Jago Merah mulai merambah kantor yang terletak di jalan Ahmad Yani tersebut sekitar pukul 18.00 Wita. Puluhan Mobil Pemadam Kebakaran (PMK) dengan ratusan personil tidak dapat berbuat banyak untuk menjinakkan api, namun 3 jam kemudian kobaran api yang melahap semua sisi gedung rata dengan tanah.

Seorang warga Tenggarong Kukar yang saat dihubungi pewarta mengatakan bahwa, Kantor Dinas PU Tenggarong mulai terbakar pukul 18.00 Wita menjelang magrib.

"Api mulai membakar gedung tersebut sekitar pukul 18.00 Wita menjelang magrib. Saat itu api dengan cepat melahap seluruh gedung PU beserta isinya, serta terlihat juga pemadam kebakaran sekitar pukul 21.00 Wita", ujar Arsa warga Tenggarong.

Si Jago Merah menghanguskan sebagian besar bangunan Kantor yang terdiri dari 3 lantai tersebut, namun belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran pada gedung pemerintah yang di ketahui sebagai instansi yang menyimpan berbagai dokumen penting proyek di wilayah Kutai Kartanegara tersebut. Tetapi yang pasti, salah satunya menyimpan berkas penting seperti runtuhnya jembatan Kukar yang masih dalam penyidikan pihak berwenang.

Kasubbag Humas Polres Kukar, Iptu Suwarno kepada wartawan mengatakan, ''sekitar pukul 18.00 Wita Kantor PU yang terdiri dari 3 lantai tersebut terbakar. Dan api dapat dikuasai setelah 3 jam kemudian, atau sekitar pukul 21.00 Wita," jelas Suwarno.

Kepolisian hingga saat ini belum bisa menyimpulkan dugaan sementara penyebab kebakaran itu. Namun Suwarno tak membantah, tetapi menyebut bahwa api itu berasal dari kantor PU, pungkas Suwarno.(bhc/gaj)


 
Berita Terkait Dinas PU
 
• Kadis PU Kaltim Diperiksa Satgas Jampidsus Kejagung Selama 7 Jam
 
• CBA: Dugaan Modus Baru Korupsi di Proyek Jalan Ditjen Bina Marga
 
• Kepala Dinas PU Kaltim Diperiksa BPK Selama 9 Jam
 
• Ada Apa dengan Kasubdit PPJJ PU Kubar, 10 Tahun Uang Kontraktor Tidak Dibayar, Diduga Digelapkan
 
• Dikonfirmasi Stafnya Terlibat Kasus, Kabid Cipta Karya PU Kaltim Malah Marah-Marah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]