JAKARTA, Berita HUKUM - Setya Novanto Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) mengatakan bahwa DPR RI akan menjadi tuan rumah pada acara Asia Afrika Parliamentary Conference atau Konferensi Parlemen Asia Afrika (KPAA) yang pertama. Parlemen Indonesia, DPR RI akan jadi tempat ajang pertama pada tahun 2015 ini, yang akan dihadiri 143 tamu dalam acara Konferensi Parlemen Asia Afrika yang di jadwalkan pada hari Kamis (23/4) mendatang bertempat di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta.
Pada acara KPAA ini akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), serta mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menjadi Keynote Speakernya atau pembicara utama. SBY bersama Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden Ellen Johnson Sirleaf, SBY menjadi koseptor pembangunan kesejahteraan warga dunia pasca Millenium Development Goals (MDGs).
"Untuk tanggal 23 akan dihadiri Presiden RI dan juga keynote speakernya adalah pak SBY. Tamu dari 28 kepala parlemen seperti negara selatan-selatan hadir ada 12, ada beberapa yang akan hadir diplomat, dubes semua ada 143," jelas Setya Novanto politisi partai Golkar ini di gedung Nusantara III, komplek parlemen, Senayan DPR RI, Jakarta, Selasa (21/4).
Ajang ini juga bakal memberikan kontribusi terhadap komunikasi pada parlemen antar negara Asia Afrika. Ada 2 idenya untuk agenda dalam forum Konferensi Asia Afrika, pada Kamis lusa. "Ide-ide saya pembentukan forum parlemen selatan-selatan dan yang kedua pembentukan world parlemen for democracy. Ini sudah dibicarakan dan delegasi sudah persiapkan sebaik-baiknya," ujarnya.
Setya Novanto juga mengilhami bahwa, forum ini akan melahirkan suatu yang sakral dan penting bagi parlemen dari setiap negara yang hadir. Karenanya, pertemuan ini juga bisa memberikan kontribusi penting terhadap pemerintah Indonesia.
"Pembentukan dua hal ini akan melahirkan suatu yang sakral dan penting buat seluruh kepala parlemen yang hadir, karena pertemuan ini memberikan arti untuk kepentingan bangsa dan negara," tutupnya.(bh/bar) |