Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Jakarta
Setiap 10 Menit 6 Detik Terjadi Satu Tindak Kriminal di Jakarta
Saturday 29 Dec 2012 10:04:39

Ilustrasi.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Waktu terjadinya tindak kriminal di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada tahun 2012 yaitu 10 menit 6 detik. "Artinya pada 2012 setiap 10 menit 6 detik terjadi satu kasus kejahatan," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Putut Eko Bayuseno, saat Jumpa pers akhir tahun di Mapolda Metro Jaya, Kamis, (27/12).

Kapolda menjelaskan, waktu terjadinya sebuah tindak kriminal (crime clock) pada tahun 2012 ini mengalami perlambatan selama 9 detik. Yaitu dari 9 menit 57 detik (365 x 24 x 60 x 60= 57.779 kasus) di tahun 2011 menjadi 10 menit 6 detik (365 x 24 x 60 x 60= 54.391 kasus) di tahun 2012.

Kapolda menjelaskan, secara umum selama 2012 situasi kamtibmas mengalami penurunan. Dari jumlah kasus tindak pidana (crime total), dari 57.779 kasus di tahun 2011 turun menjadi 54.391 kasus pada 2012 atau turun sebanyak 3.388 kasus (5,86%).

Kemudian, dari penyelesaian tindak pidana (crime clearence) juga mengalami penurunan dari 32.689 kasus pada tahun 2011 menjadi 32.456 kasus turun sebanyak 233 kasus atau 0,71%. Sedangkan prosentase untuk tingkat penyelesaian kasus tindak pidana mengalami kenaikan dari 56,57% pada 2011 menjadi 59,67%. "Naik sebesar 3,1%," ucapnya.

Selain itu, untuk risiko penduduk terkena tindak pidana (crime rate) juga menurun dari 263 orang di tahun 2011 menjadi 251 orang pada 2012 atau turun sebanyak 12 orang (4,56%). "Jadi setiap 100 ribu penduduk di wilayah DKI sebanyak 251 orang menjadi korban kejahatan," tandasnya.(mbs/bhc/sya)


 
Berita Terkait Jakarta
 
Omzet Toko Daging Dharma Jaya di Kembangan Capai Ratusan Juta
 
Presiden dan Wakil Presiden RI Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Anies Baswedan
 
Gelar Acara 'Jakarta Menyapa', Gubernur Anies Apresiasi Peran Kader PKK Menjaga Kesejahteraan Keluarga
 
Survei CSIS Bertolak Belakang dengan Data BPS, Tingkat Kesempatan Kerja di DKI Jakarta Meningkat
 
KPw BI DKI Jakarta Sebut Transaksi Digital QRIS di Jakarta Luar Biasa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]