Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
PilGub
Setelah di Usung Partai Demokrat, Amri Tambunan dan RE Nainggolan Akhirnya Maju ke PilGubSu


Amri Tambunan dan RE Nainggolan.(Foto: Ist)
MEDAN, Berita HUKUM - Amri Tambunan dan RE Nainggolan akhirnya resmi maju untuk pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2013 mendatang setelah di usung Partai Demokrat.

RE Nainggolan sendiri yang sebelumnya mendapat dukungan penuh dari Partai Damai Sejahtera, mengaku tak kecewa ketika akhirnya Partai Damai Sejahtera mengalihkan dukungannya kepada pasangan Effendi Simbolon dan Djumiran Abdi. "PDS tetap dihati saya," ujarnya singkat.

Ia menambahkan, dirinya akan membangun Sumatera Utara bersama pasangannya, Amri Tambunan.

"Saya bersyukur, dan kami berdua akan berjuang habis-habisan untuk memberdayakan masyarakat," pungkasnya.

Setelah pendukungnya menunggunya berjam-jam, pasangan calon yang diusung oleh partai Demokrat, Amri Tambunan dan RE Nainggolan akhirnya tiba di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara, Jumat (16/11). Mereka mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilukada Gubernur Sumut 2013.

Saat pasangan calon ini tiba di halaman kantor KPU Sumut, ratusan pendukung yang telah lama menunggu pun langsung berusaha mendekat dan meneriakkan yel-yel dukungan terhadap calon.

Para wartawan dan pendukung kemudian berebut masuk ke dalam kantor KPU, hingga pasangan calon sempat terhimpit oleh kerumunan selama beberapa menit. Namun, akibat aksi dorong-dorongan pendukung dengan pihak kepolisian, pintu kaca KPU pecah.

Puluhan wartawan juga sempat bersitegang dengan Polisi lantaran aparat tak memberikan izin mereka untuk meliput di dalam kantor KPU, saat pasangan Amri dan RE Nainggolan mendaftar.

"Kami ingin meliput proses pendaftaran, bagaimana kalau pendaftarannya tak terliput," ujar seluruh wartawan.

Setelah beradu argumen dan saling dorong, akhirnya Polisi pun membiarkan para wartawan masuk mengawal proses pendaftaran pasangan calon.(mdn/bhc/put)


 
Berita Terkait PilGub
 
Awasi Pemilihan Wakil Gubernur!
 
Komite Rakyat Nasional: Pak Dedi Mulyadi Menggambarkan Sosok Seorang Pancasilais
 
Pilgub Lampung: Kandidat Mulai Bidik Pasangan Masing-Masing
 
Figur Rustringsih Bumerang Untuk Dinasti Karno
 
H -3 Undangan Pemilukada Sumut Belum Sampai ke Masyarakat Sunggal
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]