Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Ahok
Setelah di Kalideres dan Grogol, Kunjungan Ahok ke Penjaringan Juga Ditolak Warga
2016-06-23 06:25:45

Tampak Warga Jakarta bahu membahu tolak kehadiran Ahok di masjid At Taqwa Kapuk Muara Penjaringan dan Masjid Al Inayah Kalideres.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Gelombang penolakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) oleh masyarakat ibu kota terus meluas. Penolakan tersebut dilakukan saat Ahok melakukan kunjungan ke berbagai masjid di Jakarta.

Pada Rabu (15/6) lalu, Ahok ditolak warga Kalideres, Jakarta Barat saat akan berkunjung ke Masjid Al-Inayah. Dua hari kemudian, Jumat (17/6) lalu, Ahok juga terpaksa membatalkan kehadirannya pada acara serupa di Masjid Nurul Falah, Jalan Tanjung Duren Pasar Kopro Grogol Petamburan Jakarta Barat karena dihadang warga masyarakat.

Dan kini giliran warga Kapuk Muara, Penjaringan Jakarta Utara, menolak kedatangan Ahok yang ingin menghadiri acara buka pusa bersama di Masjid At Taqwa pada Senin (20/6). Berbeda dengan rencana kedatangan Ahok di masjid-masjid sebelumnya, untuk acara di Masjid At-Taqwa kali ini Ahok mengerahkan Polisi dan Satpol PP untuk mengawal dan mengamankan kedatangannya. Namun adanya aparat pengamanan, tak membuat warga gentar untuk tetap melakukan penolakan.

Penolakan ini dilakukan karena dianggap jika nantinya Ahok jadi datang justru akan menimbulkan fitnah. "Jika dia masuk ke dalam Mesjid, lalu foto-foto dan diunggah ke sosial media, seakan-akan kita semua mendukungnya, itu kan fitnah, dan kami tidak mau ikut berdosa atas fitnah itu," ujar Daeng Mansyur, Koordinator Masjid Luar Batang.

Menurut Daeng Mansyur, sejumlah elemen ikut menolak rencana kedatangan Ahok ke Masjid At Taqwa itu, antara lain; Laskar Luar Batang, Forum RT/RW, Gerakan Pemuda Kapuk Muara, Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah gerakan masyarakat lainnya.

Sempat terjadi perdebatan saat dialog antara masyarakat, pejabat setempat dengan ulama di wilayah tersebut. Pihak masjid mengakui hanya menjadi target kunjungan Ahok atas permintaan Walikota. Ulama dan masyarakat meminta kepada Camat Penjaringan lewat lurah agar Ahok tidak datang, tetapi Camat tetap memaksa dengan alasan sudah terjadwal.

Akhirnya, mediasi tersebut disudahi dengan adanya peringatan bahwa jika Ahok dipaksakan hadir akan memicu konflik dan menilai Walikota beserta jajarannya tidak peka keadaan warga Jakarta Utara, yang banyak disakiti oleh Ahok.

Sore sekira pukul 16.30 massa penolak Ahok mulai memenuhi halaman Masjid At Taqwa sambil berteriak, "usir Ahok, tolak Ahok". Menurut info dari aparat, Ahok sudah berada di Jembatan III menuju lokasi. Namun rupanya Ahok balik ke arah kanan tidak berani hadir di lokasi acara yang sudah dibanjiri massa. Setelah dipastikan Ahok tidak hadir, massa pun membubarkan diri untuk berbuka puasa di wilayahnya masing-masing.(adhila/dbs/suara-islam/bh/sya)


 
Berita Terkait Ahok
 
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok Sudah Keluar Bebas dari Rutan Mako Brimob
 
Ditertawai Adiknya Ahok, Sam Aliano: Harapan Veronika Tan Jadi Ibu Negara
 
Mako, Ahok dan Teroris
 
Terkait Kewarganegaraan Ayah Ahok, Inilah Tanggapan Yusril Atas Surat Terbuka Adik Ahok
 
'Ahok Masih di Rutan Mako Brimob karena Kedekatannya dengan Jokowi'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]