Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Amien Rais
Setelah Tolak Ahok, Amien Rais Kontak Yusril dan Rizal Ramli
2016-09-13 09:16:51

Ketua Dewan Kehormatan PAN, Prof. Dr. H. Amien Rais usai shalat Idul Adha di Rumah Sakit Islam Sukapura, Jakarta Utara, Senin (12/9).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais mengaku sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah tokoh yang hendak maju dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

Mereka yakni Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra dan mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli.

"Yang datang ke rumah saya ada Mas Yusril, ada Mas Rizal Ramli. Sudah ngomong-ngomonglah," kata Amien seusai shalat Idul Adha di Rumah Sakit Islam, Sukapura, Jakarta Utara, Senin (12/9).

Amien mengatakan, peluang PAN masih terbuka untuk mengusung dua tokoh tersebut. Hanya saja, harus ada komunikasi dengan partai-partai lainnya.

Sebab, untuk mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, parpol atau gabungan parpol harus mempunyai minimal 22 kursi di DPRD DKI Jakarta. Sementara PAN hanya memiliki dua kursi.

"PAN sekarang agak lembek, cuma punya dua kursi, berbeda dengan dulu," ucap mantan Ketua Umum PAN ini.

Amien menambahkan, koalisi nantinya bisa dijalin dengan parpol di Koalisi Kekeluargaan, yakni PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Kebangkitan Bangsa.

Namun, yang pasti, Amien menjamin partainya tak akan membangun koalisi dengan parpol pendukung petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yakni Partai Golkar, Partai Nasdem, dan Partai Hanura.

Ia menegaskan, PAN tidak akan mendukung Ahok karena sikapnya yang dianggap tidak pro-rakyat.

"Yang pasti bukan Ahok. Saya sudah wanti-wanti kalau PAN sampai dukung Ahok, saya minta kongres luar biasa," ucap Amien.

Untungnya, lanjut Amien, saat ini ia melihat Zulkifli dan pengurus Dewan Pimpinan Pusat PAN memang sudah solid untuk tidak mendukung Ahok.

PAN, kata dia, sepakat menganggap Ahok sebagai pemimpin yang tidak prorakyat kecil dan tak layak diusung.

Sementara, Dalam khotbahnya, Amien turut menyinggung soal pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017 yang tahapannya sebentar lagi akan dimulai.

Ia mengingatkan para jamaah yang hadir agar tidak salah dalam memilih calon gubernur-wakil gubernur.

"Pilih yang jujur, yang cinta rakyat kecil. Yang bukan tukang gusur. Bukan yang meladeni kepentingan pemodal," kata Amien.

Jika para pejabat di Indonesia tunduk kepada kepentingan pemodal, Amien khawatir lama kelamaan bangsa ini akan dikuasai oleh asing.

Ia lantas menyinggung mengenai Iran yang kini menurut dia sudah dikuasai oleh Rusia dan Amerika Serikat.

"Minyaknya, gas alamnya, tambangnya diambil Rusia, Amerika. Iran jadi melongo. Kita tak boleh seperti itu," ucap mantan Ketua MPR ini.

Meski dirinya adalah warga Yogyakarta, Amien mengaku, memiliki kepedulian terhadap Jakarta. Sebab, Jakarta adalah Ibu Kota yang menjadi parameter dan tempat mengambil kebijakan.

"50 persen uang yang beredar itu ada di Jakarta. Makanya saya ingatkan jangan salah pilih," ucap Amien.(Ihsanuddin/kompas/sonora/bh/sya)


 
Berita Terkait Amien Rais
 
Amien Rais Minta Menko Marves Luhut Segera Mundur
 
Prabowo Jadi Menhan, Amien Rais Menahan Diri untuk Kritik Kabinet Jokowi
 
Amien Rais: Seorang Muslim Tidak Boleh Berpikir Kalah di Dunia, Menang di Akhirat
 
Prof Amien Rais 'Yatim' Secara Politik?
 
Amien Rais Bersyukur Tabligh Akbar Alumni 212 di Solo Dihadiri Puluhan Ribu Massa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]