Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Hacker
Setelah Apple & Twitter, China Dituding Serang Evernote
Tuesday 05 Mar 2013 15:16:15

Evernote.(Foto: Ist)
CHINA, Berita HUKUM - Layanan penyimpanan cloud, Evernote, baru-baru ini menemukan 'aktivitas mencurigakan'. Dugaan pun mengarah ke hacker asal China, yang juga dituding pernah menyerang perusahaan besar lainnya.

"Ini mirip seperti kejadian baru-baru yang terjadi dengan layanan besar lainnya. Termasuk pola yang sama terhadap serangan beberapa minggu terakhir," kata pihak Evernote, seperti dikutip dari Sky News.com, pada Senin (4/3).

Seperti diketahui, Microsoft, Apple, Twitter dan Facebook semuanya sempat menjadi sasaran hacker baru-baru ini. Disinyalir serangan itu berasal dari Negeri Tirai Bambu.

Beberapa media terbesar di Paman Sam pun tak luput dari serangan seperti New York Times, The Washington Post dan Wall Stret Journal.

"Kami bertanggung jawab untuk menjaga data Anda aman dengan sangat serius, dan kami terus meningkatkan keamanan infrastruktur layanan kami untuk melindungi Evernote dan konten Anda." Tambahnya.

Perusahaan itu mengatakan keputusannya untuk memaksa sekitar 50 juta penggunanya untuk mengubah password mereka adalah bentuk kehati-hatian saja.

Evernote layanan penyimpanan cloud yang memungkinkan penggunanya menyimpan catatan dan artikel, kemudian mengaksesnya dari berbagai perangkat. seperti Android, iOS, BlackBerry dan Windows Phone.

Selain itu pengguna juga mengakses melalui komputer yang berbasis Mac OS X atau Windows.(sky/bhc/rby)


 
Berita Terkait Hacker
 
Buru Hacker DarkSide, AS Tawarkan Hadiah Setara Ratusan Miliar Rupiah Bagi Pemberi Informasi
 
Polri Selidiki Data 1,3 Pengguna eHAC Diduga Bocor
 
2 Hacker Indonesia Bobol Bansos Covid-19 Amerika Serikat USD60 Juta
 
Polisi Tangkap Hacker 1.309 Situs di Sleman Yogyakarta
 
Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya Menangkap 3 Hacker dari Surabaya BlackHat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]