Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
NTT
Serangan hama kutu daun
2011-07-12 1

Serangan hama kutu daun kelapa Aspidiotus destructor dan Aleurodicus destructor (foto di samping) di Provinsi Nusa Tenggara Timur mencapai luas 813 Ha dan telah dikendalikan seluas 780 Ha dengan cara injeksi insektisida sistemik [Marshall 200 EC].

Setelah populasi hama Aspidiotus sp. menurun pengendalian dilanjutkan dengan menggunakan musuh alami Chilocorus sp. Dinas Perkebunan Provinsi NTT bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana (Undana) pada bulan Mei s.d. November 2004 melakukan evaluasi efektivitas pengendalian yang dilakukan baik secara kimiawi maupun secara hayati (menggunakan Chilocorus politus) terhadap kutu perisai (Aspidiotus destructor) dan kutu kapuk (Aleurodicus destructor) yang menyerang pertanaman kelapa.

Hasil penelitian di Kabupaten Ngada, Ende, Sikka, Alor, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Kupang, Sumba Timur dan Kabupaten Sumba Barat menunjukkan bahwa pelaksanaan pengendalian hama kelapa baik kutu perisai maupun kutu kapuk telah berhasil.


 
Berita Terkait NTT
 
Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango di Tahan
 
KPK Tetapkan Dua Mantan Pejabat Provinsi NTT Tersangka Dana PLS
 
Stand NTT Menampilkan Rumah Adat Lamaholot dan Jangung Titi jadi Unggulan
 
Bayi 3 Bulan Asal NTT di Kukar Dianiaya Pamannya Hingga Patah Kaki
 
Bakti Kesehatan SBJ 2013 Layani Ribuan Pasien di NTT
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]