Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Suriah
Serangan Udara Tewaskan Puluhan di Aleppo
Saturday 03 May 2014 00:50:41

Laporan pegiat setempat menyebutkan helikopter pemerintah menjatuhkan tiga bom di Aleppo. Bom Barrel terus membunuh anak-anak di Aleppo. Intl. masyarakat menonton pembantaian # Assad.(Foto: Istimewa)
SURIAH, Berita HUKUM - Sedikitnya 33 orang tewas dalam serangan udara atas sebuah pasar di kawasan yang dikuasai kelompok pemberontak Suriah di kota Aleppo. Para pegiat di Aleppo menyebutkan helikopter pemerintah menjatuhkan tiga bom di kawasan tersebut, yang saat itu penuh dengan warga yang sedang berbelanja.

Sebuah video yang diterbitkan di internet memperlihatkan ambulans melintasi puing-puing dari gedung yang rusak dan rongsokan mobil. Kelompok Pengamat Hak Asasi Suriah yang bermarkas di London mengatakan serangan itu terjadi di distrik Halak, Kamis 1 Mei.

Sementara jumlah korban, menurut Pusat Media Aleppo, mencapai 40 jiwa dan dua bangunan pemukiman rusak.

Serangan ini terjadi sehari setelah pesawat tempur pemerintah menghantam sebuah sekolah di Aleppo selatan dan menewaskan 18 orang, termasuk 10 anak-anak.

Badan PBB untuk anak dan pendidikan, UNICEF, sudah menyampaikan kecaman atas dua serangan di Aleppo, yang disebut sebagai serangan tanpa pandang bulu atas sekolah dan sasaran-sasaran sipil.

"Serangan-serangan ini tampaknya bereskalasi, sama sekali tidak menghargai semua seruan yang sudah dilakukan untuk menghentikan lingkaran kekerasan yang gila ini dan untuk menghindari pelanggaran hukum internasional," kata UNICEF seperti tertulis dalam pernyatannya.

Aleppo menjadi salah satu medan pertarungan sengit antara pasukan pemerintah dengan kelompok pemberontak, dan sering menjadi sasaran serangan udara pemerintah.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Suriah
 
Presiden Assad dapat Suaka di Rusia, Pemberontak HTS Kuasai Damaskus
 
Konflik Suriah: Turki dan Rusia Sepakat Umumkan Gencatan Senjata 'Bersejarah'
 
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Bersumpah Melanjutkan Operasi Militer di Suriah Utara
 
Serangan Turki di Suriah, Jumlah Korban Meninggal dan Pengungsi Melonjak
 
Erdogan: Pasukan Turki Lancarkan Serangan di Suriah untuk Dirikan 'Zona Aman'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]