Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Artis Film
Serangan Jantung, Aktor Film Armageddon Tutup Usia
Tuesday 04 Sep 2012 14:14:48

Michael Clarke Duncan (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Hollywood tengah berduka karena salah satu aktor terbaiknya berpulang. Aktor nominasi Oscar Michael Clarke Duncan, yang pernah memperkuat sejumlah film box office seperti Armagedon hingga Kung Fu Panda, meninggal dunia pada usia 54 tahun.

Juru bicara Duncan, Joy Fehily, mengutip pernyataan tunangannya, Omarosa Maniguault, membernarkan kabar tersebut. Duncan mengembuskan napas terakhir Senin (3/9) pagi dalam perawatan di Cedars-Sinai Medical Center, Los Angeles. Hampir dua bulan Duncan menjalani perawatan setelah terkena serangan jantung.

"Duncan mengalami serangan jantung pada 13 Juli dan belum sepenuhnya pulih", bunyi pernyataan itu. "Manigault menyatakan terima kasih atas doa dan ucapan belasungkawa. Ia hanya meminta privasi untuk saat ini. Hal-hal lainnya akan disampaikan kemudian", ujarnya.
Aktor yang memulai kariernya sebagai bodyguard itu, cukup mentereng namanya di jagat Hollywood. Namanya mulai diperhitungkan ketika dinominasikan meraih aktor pendukung terbaik lewat aktingnya dalam film The Green Mile. Dalam film yang diadaptasi dari novel Stephen King itu, ia beradu akting dengan aktor kawakan Tom Hanks.

Dia memerankan tokoh John Coffey, seorang pembunuh dengan sikap lembutnya yang mengejutkan dan memiliki kekuatan menyembuhkan yang luar biasa.

Adalah aktor Bruce Willis yang merekomendasikannya untuk bisa terlibat dalam film tersebut. Willis mengaku tertarik dengan akting Duncan ketika tampil bareng dalam film Armageddon. Duncan juga kembali bekerja bareng dengan Willis dalam tiga film lainnya, yakni Breakfast of Champions, The Whole Nine Yards dan Sin City.

Duncan lahir di Chicago pada tahun 1957. Dia dibesarkan seorang diri oleh ibunya.
Sebelum namanya tenar, Duncan pernah bekerja sebagai buruh, menggali parit untuk sebuah perusahaan gas. Jalan kesuksesannya mulai terlihat ketika ia mulai bekerja sebagai pengawal untuk sejumlah bintang termasuk Jamie Foxx dan Will Smith.

Duncan meninggalkan bisnis pengawalannya ketika salah satu kliennya, Notorious B.I.G. dibunuh pada 1997. Dari situlah dunia akting mulai digelutinya ketika diberi kesempatan Willis untuk ambil bagian dalam film Armageddon. Jalan akting pun akhirnya terbuka luas baginya.(tbn/bhc/rby)


 
Berita Terkait Artis Film
 
Pemeran JR Ewing di Film Dallas Meninggal Dunia
 
Adegan Film Tak Disensor, Cinta Ratu Akan Ajukan Tuntutan
 
Serangan Jantung, Aktor Film Armageddon Tutup Usia
 
Pengadilan Iran Penjarakan Aktris Film
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]