Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Mesir
Sepupu Gaddafi Ditangkap
Wednesday 20 Mar 2013 12:31:44

Ahmed Gaddaf Al-Dam.(Foto: Ist)
MESIR, Berita HUKUM - Kepolisian Mesir dilaporkan telah menangkap seorang sepupu dan pembantu dekat mendiang pemimpin Libia, Kolonel Gaddafi.

Sejumlah pejabat Mesir dan Libia mengatakan Ahmed Gaddaf al-Dam ditangkap setelah kediamannya di Kairo dikepung aparat keamanan pada Selasa pagi (19/3).

Polisi Mesir kemudian mengawal al-Dam ke kantor kejaksaan di Kairo. Lewat sambungan telepon, mantan pembantu dekat Gaddafi itu berusaha meremehkan penangkapannya.

Ia mengatakan akan menyerahkan surat pengaduan ke Kejaksaan Mesir dan pemerintah Libia.

"Saya sedang dalam perjalanan dan ditemani oleh pengacara," kata Ahmed Gaddaf al-Dam sebelum tiba di kantor kejaksaan seperti dikutip kantor berita AFP.

Seorang sumber di Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan kepada BBC bahwa Ahmed Gaddaf Al-Dam menyerahkan diri ke aparat keamanan setelah 10 kendaraan mengepung kediamannya.

Dakwaan belum diketahui

Wartawan BBC di ibukota Libia, Tripoli, Rana Jawad melaporkan Ahmed Ghadaf-El-Dam membelot ke Kairo tidak lama setelah pergolakan di Libia bermula pada 2011.

Pada mulanya ia mengaku membelot ke Mesir tetapi beberapa minggu kemudian ia mengambil posisi lebih netral.

"Hal itu menimbulkan kecurigaan di Libia bahwa ia masih bekerja untuk Kolonel Gaddafi. Ia menepis tudingan itu," jelas Jawad.

Ahmed Ghadaf-El-Dam, lanjut Jawad, adalah salah satu dari sejumlah sosok penting yang tinggal di Mesir dan yang diburu oleh pihak berwenang Libia sejak perang berakhir.

Namun sejauh ini dakwaan resmi terhadap sepupu mantan orang nomor satu di Libia itu belum diketahui.(bbc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Mesir
 
Mesir Temukan 'Kota Emas yang Hilang' Warisan Firaun 3.000 Tahun Lalu, Temuan Paling Penting setelah Makam Tutankhamun
 
Terusan Suez Sudah Bisa Dilewati, Mesir Buka Penyelidikan terhadap Kapal Kontainer yang Kandas
 
Muhammad Mursi Meninggal, Presiden Erdogan: Pemerintah Mesir Harus Diadili di Mahkamah Internasional
 
Ustadz Hanan Attaki, Lc tentang Muhammad Mursi
 
Total 44 Tewas, 2 Gereja Dibom, Mesir Tetapkan Keadaan Darurat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]