Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Badai
Seperempat Juta Warga New York Mengungsi
Saturday 27 Aug 2011 03:20:47

Ilustrasi hebatnya badai Irene (Foto: usgs.com)
*Antisipasi dari dahsyatnya serangan badai Irene

NEW YORK-Sedikitnya seperempat juta penduduk New York, Amerika Serikat (AS), harus dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi dan aman menghadapi Badai Irene yang menerpa wilayah Pantai Timur AS.

Persiapan evakuasi telah dilakukan sejak Jumat (26/8) pagi waktu setempat. Hal ini bisa dilihat dari angkutan umum kemungkinan bakal tidak beroperasi di daerah-daerah rendah pada Sabtu (27/8) siang waktu setempat. Padahal, biasanya angkutan massal di wilayah itu bisa mengangkut setidaknya 8,5 juta orang per hari.

Seperti diberitakan Reuters, kesibukan juga tampak terjadi di Rumah Sakit Coney Island yang harus mengevakuasi sedikitnya 250 pasien, karena aliran listrik di rumah sakit itu akan dimatikan pada Sabtu pagi waktu setempat. Wilayah bisnis di New York, kawasan Wall Street juga telah menyiapkan rencana darurat, agar perdagangan pada Senin (29/8) mendatang, tetap bisa berlangsung.

Bursa Saham New York telah menyiapkan catu daya darurat dengan bahan bakar ekstra, termasuk pasokan makanan sebagai persiapan agar operasional perdagangan bisa bergulir awal pekan depan.

Sedangkan Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan, telah menyiapkan 1.000 pasukan Garda Nasional, serta penyiapan penerbangan sebagai alat angkutan massal. Pasalnya, Jembatan George Washington dan Tappan Zee bakal ditutup jika kecepatan angin mencapai 96 kilometer per jam.

Sebelumnya, Presiden AS Barack Obama, memperingatkan warga AS untuk serius menghadapi Badai Irene dan mendesak mereka untuk mematuhi perintah evakuasi karena status badai itu yang masuk kategori sangat berbahaya dan merusak.

Sedikitnya 55 juta orang berpotensi harus menghadapi Badai Irene yang akan melintas dari Carolina ke Cape Cod, di wilayah pantai timur AS. Bahkan, puluhan ribu orang harus mengungsi dari kota-kota tertentu, termasuk New York dan Washington, yang bakal menghadapi badai kuat itu.(mic/sya)


 
Berita Terkait Badai
 
Korban Tewas Akibat Tornado di AS Dikhawatirkan Melampaui 100 Orang
 
Bencana Siklon Seroja Hantam NTT, ISJN Galang Bantuan
 
10 Kereta Cepat Senilai Rp1,5 Triliun Jadi Besi Cacahan Akibat Tendam Banjir Topan Hagibis
 
Topan Lekima di China: 28 Orang Tewas dan Satu Juta Orang Mengungsi
 
Thailand Dihantam Pabuk, Badai Terburuk dalam Puluhan Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]