Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Pakistan
Sembilan Turis Asing Ditembak di Pakistan
Sunday 23 Jun 2013 18:25:02

Lokasi ini dianggap lebih aman ketimbang wilayah Pakistan lainnya.(Foto: Ist)
PAKISTAN, Berita HUKUM - Sekelompok pria bersenjata menewaskan setidaknya 9 turis asing setelah menyerbu sebuah hotel di Kashmir yang dikuasai Pakistan, Minggu (23/6).

Laporan awal Polisi menyatakan ada lima warga Ukraina, dua warga Rusia dan tiga warga Cina yang jadi korban serangan brutal itu. Seorang perempuan Pakistan juga disebut terbunuh dalam insiden itu.

Serangan ini dilaporkan terjadi di Distrik Diamer, Gilgit-Baltistan.

Belum jelas apa motif di balik serangan ini dan belum ada pernyataan bertanggung jawab dari kelompok mana pun di negeri yang sedang diamuk pertikaian itu.

Wilayah ini merupakan tujuan wisata yang cukup populer dan merupakan tempat di mana Gunung Nanga Parbat berada. Gunung ini adalah satu dari sejumlah titik legendaris yang membentuk lembah Himalaya.

Menurut sejumlah berita insiden penembakan terjadi dekat base camp pendakian gunung tersebut.

"Sejumlah orang tak dikenal menyerbu masuk ke dalam hotel dimana para turis asing itu menginap dan langsung menembaki mereka," kata seorang polisi senior setempat, Ali Sher, seperti ditulis kantor berita Reuters.

Polisi setempat pada awalnya mengatakan bahwa 10 turis asing terbunuh.

Seorang pejabat senior kota itu mengatakan wilayah ini lalu ditutup di tengah upaya Polisi memburu para pelaku.

"Karena wilayah itu sangat terpencil tanpa jalan tanpa alat transportasi, jenazah para korban harus diangkut dengan pesawat helikopter," tambah pejabat ini.

Sementara menurut laporan wartawan setempat, wilayah Gilgit-Baltistan yang berbatasan dengan Cina, sebenarnya kerap dianggap sebagai salah satu titik aman di bawah kontrol pasukan pemerintah Pakistan.

Meski demikian beberapa tahun terakhir wilayah yang ternama akan keelokan alamnya ini juga menjadi sasaran serangan milisi, yang menyasar para penganut Syiah yang minoritas Pakistan yang menetap di wilayah itu.(rts/bhc/opn)


 
Berita Terkait Pakistan
 
Mantan Perdana Menteri Imran Khan Diringkus KPK Pakistan
 
Imran Khan, Mantan PM Pakistan, Ditembak Saat Protes Pemerintah - Siapa Terduga Pelaku?
 
Mahasiswa Pakistan Disiksa Hingga Tewas karena 'Menista' Agama
 
Serangan Bunuh Diri di Sekolah Polisi Pakistan, Puluhan Tewas
 
Bioskop-Bioskop Pakistan Boikot Film India Akibat Ketegangan di Kashmir
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]