Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Cina
Sembilan Orang Terluka Akibat Serangan di Stasiun Cina
Saturday 07 Mar 2015 06:52:24

Keamanan langsung diperketat setelah penyerangan terjadi.(Foto: Istimewa)
CINA, Berita HUKUM - Sembilan orang terluka dalam serangan menggunakan pisau di sebuah stasiun di kota Guangzhou, di Cina, kata polisi. Serangan terjadi Jumat pagi (6/3). Polisi menembak mati seorang tersangka dan menangkap satu orang lainnya.

Namun belum ada informasi mengenai motif penyerangan.

Dalam beberapa bulan terakhir ini ada dua serangan yang terjadi di stasiun-stasiun di Cina, yakni di Kunming dan Urumqi. Pejabat berwenang menuduh kelompok muslim minoritas Uighur Cina menjadi dalang dari serangan ini.

Koresponden BBC di Shanghai John Sudworth mengatakan motif penyerangan dicurigai karena faktor politik.
Serangan terjadi sehari setelah parlemen Cina memulai rapat tahunan mereka di Beijing.

Kongres rakyat nasional adalah tempat partai komunis menentukan agenda mereka untuk tahun berikutnya.

Kantor berita Xinhua mengatakan lima orang korban dalam kondisi stabil, sementara empat orang lain masih ditangani unit gawat darurat.

Sebuah gambar yang memperlihatkan para penumpang berlutut saat kejadian penyerangan diunggah lewat media sosial Weibo.

Pejabat Guangzhou memperketat keamanan. Polisi menyatakan "akan mengungkap seluruh aktivitas ilegal yang mengancam keamanan publik".(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Cina
 
• Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Perlu Antisipasi dan Mitigasi Lonjakan Wisatawan Cina
 
• Ketika Negara-negara Eropa Menghadapi Jebakan Utang' China
 
• Pertumbuhan Ekonomi Cina Melambat Akibat Pandemi Corona Hingga Utang
 
• Topan In-fa Melintasi Cina Puluhan Orang Tewas, Shanghai Dilanda Banjir Besar
 
• Tren 'Kaum Rebahan' Melanda Anak-anak Muda China yang Merasa Lelah Budaya Kerja Keras Tapi Gaji Pas-pasan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]