Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Aceh
Selesai Kampanye, Kader PA Kritis Di Tembak OTK
Saturday 22 Mar 2014 14:23:53

Kader PA Kritis Di Tembak OTK.(Foto: BH/sul)
LHOKSUKON, Berita HUKUM - Seorang Anggota Partai Aceh kritis tertembak (OTK) saat selesai melakukan kampanye di Sawang Aceh Utara, Gampong Ulee Pulo Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Korban Ahmad Suaib (28), ditembak saat pulang dengan mengendarai kendaraan TANK hias.

Akibatnya, masa kader Partai Aceh (PA) melakukan aksi balasan di saat mereka melakukan sewiping, mereka langsung ditangkap polisi pada Sabtu (22/3) dini hari.

Informasi yang dihimpun, puluhan massa simpatisan PA tersebut diduga melakukan aksi perusakan terhadap rumah Tgk Dedy Syafrizal Caleg PNA. Perusakan ini merupakan aksi lanjutan usai kericuhan yang terjadi sebelumnya, yang melibatkan massa PA dengan Satgas Partai Nasional Aceh (PNA).

Akibat kericuhan tersebut, satu orang simpatisan PA bernama Ahmad Syuib mengalami luka tembakan di rusuk bagian kiri. Dua orang kader PNA juga mengalami luka kritis setelah dihajar dan diamuk sejumlah kader PA, karena diduga sebagai pelaku penembakan terhadap Ahmad Syuaib.

Menurut Sulaiman, selaku abang kandung korban penembakan Ahmad Syuaib, kader PA di Aceh Utara akan bawa ke RS Zainal Abidin nanti malam. Menurut Sulaiman, korban mengalami pembekuan darah di paru2 sehingga alat operasi dan tenaga medis tidak ada di RS PT Arun.

Hingga saat ini, puluhan simpatisan PA tersebut masih diamankan di Mapolres Lhokseumawe. Bersama mereka juga diamankan, 10 dari 25 kendaraan berbagai jenis senjata tajam serta minyak yang diduga akan digunakan untuk membakar rumah kader PNA polisi sampai sat ini masih mengejar Muh. Asmuni alias Bodrex .(bhc/sul)


 
Berita Terkait Partai Aceh
 
Muzakir Manaf: Haram Dukung Capres PDI-P
 
Doto Zaini Mengutuk Penembakan di Bireun
 
Selesai Kampanye, Kader PA Kritis Di Tembak OTK
 
Di Langsa, Posko Caleg Partai Aceh Diduga Dibakar OTK
 
Kantor Caleg PDI-P Aceh Tengah Diserang Massa Partai Aceh
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]