Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Suap Buol
Selepas Diperiksa KPK Totok Lestiyo Memilih Kabur dari Wartawan
Wednesday 28 Aug 2013 19:49:25

Ilustrasi, Dra. Siti Hartati Tjakra Murdaya (Chow li ing).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tersangka baru kasus suap pengurusan izin usaha perkebunan kelapa sawit (HGUP) PT Hartati Inti Plantation / PT Cipta Cakra Murdaya, di Buol, Totok Lestiyo memilih kabur seusai menjalani pemeriksan Komisi Pemberantasan Korupsi KPK, Rabu (28/8).

Mantan Direktur Keuangan PT HIP, yang sebelumnya sempat beberapa kali hadir dalam persidangan Tipikor untuk Tersangka Hatati Murdaya dan Amran Batalipu, Totok akhirnya ikut di jadikan tersangkan oleh penyidik KPK.

KPK segera merampungkan berkas pemeriksaan terhadap Totok, dimana Totok mengetahui dan memerintahkan penyerahan uang sebesar 2 miliar, dari total 3 miliar yang di janjikan untuk biaya Pemilukada Bupati Buol saat itu.

Namun, selepas diperiksa bekas orang kepercayan Siti Hartati Murdaya orang terkaya di Indonesia no.13 tahun 2008 dan mantan anggota dewan pembina Partai Demokrat itu pun akhirnya memilih kabur dari pertanyaan para wartawan yang telah menanti sejak pagi hari.

Meski memilih kabur para wartawan berusaha untuk menanyakan perihal perkembangan pemeriksaan kasusnya, namun Totok tetap saja bungkam, bahkan dia sempat lari dari para awak media.

Dia terus berupaya menghindar kejaran wartawan. Bahkan, hingga ke jalan raya, Totok terus menjadi buruan wartawan yang telah menunggunya selesai menjalani pemeriksaan.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi, mulai dari depan gedung KPK hingga ke belakang gedung, dan akhirnya Totok menunggangi mobilnya itu. Kasus ini merupakan pengembangan kasus yang telah menjerat Hartati Murdaya dan bekas Bupati Buol, Amran Batalipu. Toto diduga sebagai perantara suap dalam kasus ini dan telah ditetapkan sebagai tersangka baru.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Suap Buol
 
Selepas Diperiksa KPK Totok Lestiyo Memilih Kabur dari Wartawan
 
Saiful Mujani Kembali Dipanggil KPK
 
Kasus Suap Bupati Buol, KPK Tetapkan Toto Listyo Sebagai Tersangka Baru
 
Divonis 7 Tahun 6 Bulan Penjara, Amran Batalipu Ajukan Banding
 
Usai Vonis, Hartati: KPK Salah Menentukan Pasal
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]