Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
PT KAI
Selama 16 Hari, PT KAI Gelar Angkutan Lebaran 2012
Sunday 26 Aug 2012 11:36:12

Menteri Perhubungan, E. E. Mangindaan, Direktur Utama PT KAI, Ignasius Jonan dan EVP Daop 1 Jakarta, Purnomo Radiq berinteraksi dengan penumpang KA Kertajaya tujuan Surabaya (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Gelaran rencana angkutan Lebaran 2012 yang diadakan oleh PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) ditandai dengan apel bersama yang dipimpin langsung Menteri Perhubungan Indonesia, E. E. Mangindaan sebagai inspektur upacara, di pelataran Stasiun Pasar Senen, Minggu (12/8). Pada upacara gelar pasukan ini, diikuti oleh karyawan PT KAI, Kepolisan, TNI, Jasa Marga, Pramuka, serta relawan yang ingin turut berperan dalam membantu dan mengamankan proses berjalannya arus mudik serta arus balik. Rencana angkutan Lebaran 2012 PT. KAI akan dilaksanakan penuh selama 16 hari, atau berakhir pada 27 Agustus 2012.

Dalam sambutannya, Menteri Perhubungan memberikan penghargaan setinggi - tingginya kepada seluruh petugas dan pihak - pihak yang melaksanakan tugas mulia dalam memberikan pelayanan kepada para pemudik untuk bisa berkumpul dengan keluarganya pada hari raya nanti, E. E. Mangindaan pun menyamakan para petugas ini dengan pejuang.

“Kalian adalah pejuang dalam melaksanakan tugas yang mulia melayani para pemudik yang akan merayakan lebaran. Sedangkan saudara - saudara sendiri berkeinginan untuk mudik lebaran, berjumpa dengan keluarga. Tetapi demi melaksanakan tugas, saudara korbankan semuanya itu dan mengedepankan pelayanan. Inilah penghargaan dari saya setinggi - tingginya kepada saudara atas pengorbanannya”, tutur E. E. Mangindaan.

Sebelumnya, Mangindaan menerangkan bahwa kereta api menjadi moda transportasi favorit bagi orang Indonesia, dan tidak bisa dipisahkan dalam setiap mudik lebaran. Pada tahun ini, penumpang kereta api diprediksi akan naik sekitar 16 persen dibandingkan tahun lalu. Tentunya hal ini menjadi perhatian dari pemerintah dan PT. KAI untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik terhadap penumpang sebagai tanggung jawab moral pelayanan publik. "PT. KAI telah merintis pembatasan penumpang, tahun kemarin penumpang ekonomi dibatasi 150 persen, dan tahun sekarang dibatasi 100 persen terhadap tempat duduk. Meskipun volume penumpang berkurang, namun dari kenyamanan dan pelayanan menjadi baik serta teratur. Sehingga kita tidak melihat lagi menyaksikan penumpang yang berdesakan", jelas E. E. Mangindaan.

Ia pun menambahkan, dengan pembatasan jumlah penumpang ini, juga memberikan kelancaran operasi, kenyamanan dan keselamatan menjadi jauh lebih baik. Tidak berhenti di situ saja, E. E. Mangindaan mengapresiasi kesiapan PT. KAI dalam memperlihatkan keseriusannya untuk bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan mudik lebaran dengan membuat posko angkutan lebaran yang terpadu. "Harapan kita, dengan kesiapan dan kesigapan seluruh jajaran dapat mengantisipasi setiap gangguan perjalanan dan pelayan kereta api hingga pada akhirnya dapat mewujudkan layanan angkutan kereta api yang terbaik", ujar E. E. Mangindaan.(bhc/hms/rat)


 
Berita Terkait PT KAI
 
• KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
 
• KAI Akan Laporkan dan Tuntut Pengemudi Mobil yang Tabrak KRL
 
• KAI Layani Tes PCR Selama Nataru, Tarifnya Rp195.000 di 17 Stasiun
 
• Mulai Besok Jalur 10 Stasiun Kereta Manggarai Bakal Ditutup Selama 45 Hari
 
• Pemerintah Cabut Subsidi untuk 5 Kereta Api Ekonomi, Ini Daftarnya
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]